SELAMAT DATANG DI SITUS RESMI MTSN 1 SURAKARTA - SITUS INI MERUPAKAN MEDIA INFORMASI DAN KOMUNIKASI ANTARA PESERTA DIDIK MAUPUN MASYARAKAT UNTUK MENGETAHUI INFORMASI DAN KEGIATAN-KEGIATAN LEBIH LANJUT YANG DILAKSANAKAN DI SATUAN PENDIDIKAN MTSN 1 SURAKARTA

Aksi Bergizi Tunjang Kesehatan Remaja Putri

0

Jumat (06/10/23) kegiatan sosialiasi tablet tambah darah dan aksi bergizi telah dilaksanakan oleh anggota PMR di halaman madrasah. Sejumlah 10 box tablet tambah darah telah dibagikan kepada 36 siswi dari kelas 7 dan 8. Kegiatan ini bertujuan untuk memberi pemahaman kepada siswi tentang pentingnya mengonsumsi tablet tambah darah.

Sosialisasi ini dilakukan pada pukul 07.30 di halaman madrasah. Setelah berkumpul, anggota PMR membagikan 1 pack buah-buahan segar yaitu buah salak, jeruk, dan pisang. Materi tentang pentingnya mengonsumsi tablet tambah darah terutama untuk siswa yang sedang mrnstruasi disampaikan oleh Dra. Dewi Nurjannah, Pembina UKS. Lalu para siswi juga diarahkan untuk membawa air jeruk sebagai teman minum tablet tambah darah. Air jeruk sendiri memiliki manfaat untuk meningkatkan penyerapan zat besi pada tablet tersebut.

Kegiatan yang bekerja sama dengan pemerintah melalui Puskesmas Manahan ini merupakan kegiatan yang mulai rutin dilakukan setelah pandemi. Rencana pemerintah ini menargetkan kalangan remaja putri demi kesehatan reproduksi remaja perempuan untuk melahirkan anak bangsa yang cerdas dan sehat. “Dengan kegiatan ini semoga, anak -anak menjadi sehat dan apabila siswa sehat maka proses pembelajaran berjalan lancar,” tutur Dewi Nurjannah.

Skrinning Kesehatan MTsN Surakarta 1 sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Kesehatan

0

Puskesmas Manahan mengadakan Skrinning Kesehatan Anak Sekolah dan Remaja di MTsN Surakarta 1. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (05/10/2023) pukul 08.00 sampai selesai di Ruang UKS. Sasaran skrinning seluruh siswa kelas 7 yang berjumlah 316 siswa. untuk kelas 7, sejak pukul 08.00 – selesai. Siswa kelas 7 mengikuti skrining secara bergiliran. “nPemeriksaan dalam skrining ini imeliputi pemeriksaan gigi, mata, telinga, gula darah, dan HB (hemoglobin), serta edukasi minum tablet tambah darah dan Germas (Gerakan masyarakat sehat dengan mengonsumsi buah dan sayur)”, tutur Dr. Gigih Ratna Dewi,Ketua Pelaksana Skrining.
Kegiatan Skrining Kesehatan ini merupakan program Kerjasama Puskesmas Manahan dengan MTsN Surakarta 1 yang dilakukan untuk mendeteksi penyakit apabila ada permasalahan umum, seperti permasalahan yang sering ditemui yaitu gigi berlubang, buta warna, dan permasalahan psikis. Skrinning Kesehatan ini memiliki banyak manfaat contohnya dapat mengetahui kondisi kesehatan siswa dan dapat segera mendapat tindakan lebih lanjut apabila terdeteksi memiliki riwayat suatu penyakit. Selain itu, kegiatan ini sebagai ajang untuk memberikan informasi tambahan tentang Kesehatan. Skrining Kesehatan ini merupakan salah satu program dalam upaya mewujudkan madrasah sehat. Madrasah bisa dikatakan sebagai madrasah sehat apabila semua aspek fisik madrasah aman dan bersih melalui penyediaan aspek-aspek seperti lingkungan yang menarik, tempat sampah memadai, Ruang UKS yang berfungsi, fasilitas cuci tangan, dan kantin yang dirancang dengan baik.
Reaksi siswa kelas 7 yang mengikuti skrining Kesehatan bermacam-macam ketika proses pengecekan darah. “Ada siswa yang menangis, ada yang biasa saja, dan ada juga yang agak kaget”, ucap Sofi, Kelas 7D. Satu persatu siswa-siswi diperiksa dengan teliti oleh petugas dari Puskesmas Manahan. Apabila hasil pemeriksaan ada yang bermasalah Puskesmas akan membantu menindak lanjuti apabila masalah tersebut. “Alhamdulillah setelah adanya Program Skrinning ini sangat membantu dalam mendeteksi permasalahan kesehatan siswa. Sehingga penurunan jumlah anak yang sakit. Hal ini dapat dibuktukan dengan melihat presensi kehadiran siswa. Dengan pemberian informasi tentang kesehatan melalui program ini, para siswa lebih peduli pada gaya hidup sehat. Anak-anak mulai mengurangi junk food dan minuman manis. Dengan pengurangan tersebut, Alhamdulillah siswa MTsN Surakarta 1 tentunya akan lebih sehat”, jelas Dewi Nurjannah, Sie UKS.
“Saya sangat bersyukur sekali dengan adanya program ini. Madrasah sangat

Outing_ Kelas 7 dalam rangkaian kegiatan P5 dan P2RA

0

_Outing_ Kelas 7 dalam rangkaian kegiatan P5 dan P2RA pada Rabu (27/09/2023) Kampung Dolanan Sidowayah, Klaten. Kegiatan ini diikuti seluruh siswa kelas 7, wali kelas 7 dan panitia. Kegiatan ini bertujuan mempraktikkan materi pembuatan layang – layang dan permainan tradisional. Siswa diberangkatkan dari madrasah pukul 07.30 dan sampai lokasi 08.15. Kegiatan dimulai dengan foto bersama setiap kelas dan dilanjutkan dengan menerbangkan layang – layang yang sudah dibuat di madrasah. Setelah itu, anak – anak mengikuti permainan tradisional seperti gobak sodor, bakiak, engklek dan lainnya. “Permainannya ternyata seru, heboh, dan asyik. Saya baru pertama kali bermain seperti ini karena kalau di rumah nggak pernah sempat. Pulang sekolahnya udah sore,”ujar Audrey, Kelas 7 Sains 2. Setelah permainan tradisional dilanjutkan dengan _fun tubbing,_ naik bendi, dan bajak sawah.

PMR MTsN Surakarta 1 Himpun Donasi untuk Atasi Krisis Air

0

Surakarta- PMR MTsN Surakarta 1 mengadakan penghimpunan dana untuk membantu beberapa daerah sedang mengalami kekeringan dan krisis air bersih. Kegiatan tersebut merupakan program sosial kemanusiaan dan dilakasanakan pada Sabtu-Senin (23-25/09/2023). Seluruh siswa dan segenap bapak ibu guru dan tendik memberikan donasinya dengan tujuan untuk membantu beberapa daerah yang sedang membutuhkan air bersih dan wakaf sumur.
Pembina PMR MTsN Surakarta 1, Dewi Nurjanah memberikan informasi pada wali kelas terkait program PMR untuk progam penghimpunan donasi. “Saya minta bantuan bapak ibu wali kelas untuk menyampaikan program ini di grup perwaliannya. Anak-anak diminta untuk memberikan donasi terbaiknya dan seikhlasnya. Donasi ini akan kita lakukan pada saat jam perwalian. Kalau informasi tersebut disampaikan juga pada wali murid, maka wali murid akan mengetahui program baik. Semoga donasi ini mendapat hasil terbaik,”harap Dewi.Surakarta- PMR MTsN Surakarta 1 mengadakan penghimpunan dana untuk membantu beberapa daerah sedang mengalami kekeringan dan krisis air bersih. Kegiatan tersebut merupakan program sosial kemanusiaan dan dilakasanakan pada Sabtu-Senin (23-25/09/2023). Seluruh siswa dan segenap bapak ibu guru dan tendik memberikan donasinya dengan tujuan untuk membantu beberapa daerah yang sedang membutuhkan air bersih dan wakaf sumur.
Pembina PMR MTsN Surakarta 1, Dewi Nurjanah memberikan informasi pada wali kelas terkait program PMR untuk progam penghimpunan donasi. “Saya minta bantuan bapak ibu wali kelas untuk menyampaikan program ini di grup perwaliannya. Anak-anak diminta untuk memberikan donasi terbaiknya dan seikhlasnya. Donasi ini akan kita lakukan pada saat jam perwalian. Kalau informasi tersebut disampaikan juga pada wali murid, maka wali murid akan mengetahui program baik. Semoga donasi ini mendapat hasil terbaik,”harap Dewi.
Kegiatan yang bertujuan melatih kepedulian terhadap sesama ini mendapat respon baik dari segenap warga MTsN Surakarta 1. Semua siswa merasa senang dan bersyukur dengan adanya donasi ini. “Alhamdulillah bisa membantu saudara-saudara kita yang mengalami krisis air. Meskipun tidak bisa banyak saya berharap yang sedikit ini bisa bermanfaat,”tutur Humam, Siswa Kelas 9 Sains 6. “Saya juga senang, Bu. Bisa berdonasi karena bisa ikut berkontribusi. Alhamdulillah di rumah maupun di madrasah ini meski cuacanya sangat panas tapi air masih ada dan cukup. Coba kita bayangkan kalau daerah kita yang kekeringan, pasti kita akan merasa susah,”tambah Rafa, Siswa Kelas 9 Sains 6.
Donasi program ini terkumpul hampir empat juta atau lebih tepatnya Rp3.962.000. Dana ini akan disalurkan melalui Solo Peduli dan kegiatan sosial PMR MTsN Surakarta 1. Dalam surat permohonan Solo Peduli ada beberapa daerah di Soloraya yang rawan air bersih seperti Kabupaten Karanganyar, Wonogiri, Boyolali, dan Sukoharjo.
Kepala MTsN Surakarta 1, Nurul Qomariyah sangat mendukung adanya program pengimpunan dana untuk kepedulian terhadap sesama. “Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk siswa MTsN Surakarta 1. Penanaman karakter peduli terhadap sesama perlu ditanamkan dan dibiasakan sejak dini. Sikap peduli akan menjadi contoh yang baik untuk orang lain, sehingga hal ini bisa memengaruhi pikiran orang lain untuk melakukan kebaikan yang sama. Bentuk kepedulian terhadap sesama tidak hanya berupa materi tetapi juga sikap saling menguatkan dan memberikan kasih sayang terhadap sesamanya,”tutur Nurul. (Tim Jurnalis /Diana)

LDK MTsN Surakarta 1 Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan dalam Organisasi

0

Surakarta-Sabtu-Minggu (23-24/09/23) telah dilaksanakan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) di Korem 074/Warastratama untuk organisasi ekstrakurikuler yang ada di MTsN Surakarta 1. Organisasi yang mengikuti LDK ini diantaranya, OSIM, Paskidraska, Dewan Penggalang, PMR, Jurnalis, dan Fotografer yang berjumlah 143 siswa. Tujuan diadakannya kegiatan LDK adalah untuk melatih kepribadian setiap anggota organisasi agar menjadi seorang individu yang berkarakter, demokratis, kreatif, dan inovatif.

Upacara pembukaan diikuti oleh seluruh peserta, panitia, dan beberapa pasukan dari Korem Warastratama 074. Ltd Inf Wahyono bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, Ltd Inf Wahyono menyampaikan pada seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan LDK dengan penuh rasa tanggung jawab. ” Ikuti kegiatan ini dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab agar tujuan kegiatan ini dapat tercapai. Karakter disiplin, mental kuat dan tangguh, moral yang baik, patuh dan hormat pada orang tua dan bapak ibu guru agar kalian semua dapat menjadi generasi yang bermafaat bagi masyarakat dan bangsa, “papar Wahyono.

Setelah upacara pembukaan daiadakan serah terima dari pihak MTsN Surakarta ke pihak Korem 074/Warastratama. Pihak MTsN Surakarta 1 diwakili oleh Edi Hartanto, Waka Kesiswaan. “Kami serahkan 143 peserta LDK pada Tim Korem Warastratama untuk LDK untuk dilatih dengan sebaik-baiknya,”ucap Edi. Upacara serah terima selesai dan dilanjutkan dengan materi. Saat pelatihan, peserta mendapat berbagai latihan seperti baris-berbaris, materi kedisiplinan, kepemimpinan, bela negara dan wawasan kenegaraan. Kerasnya pelatihan di sana tak semata-mata menakut-nakuti tetapi juga agar mental peserta terbentuk menghadapi dunia yang lebih kejam. Kebugaran jasmani para siswa pun turut dilatih dengan melakukan senam dan bina fisik seperti jogging, sit up dan push up.

Di Minggu (24/09/2023) dini hari para siswa mengikuti kegiatan renungan (bimbingan mental) kegiatan ini diwarnai isak tangis peserta karena merenungkan pengorbanan kedua oreng tua untuk mereka. Tak berlarut-larut siswa langsung diarahkan menuju lapangan untuk melakukan kegiatan outbond wasbang, berbeda dengan biasanya, outbond kali ini akan lebih mengarah pada kebersamaan dan kepemimpinan antar tim. Wajah lelah dan sembab kini terganti dengan suka-ria canda dan tawa antara para siswa. “Semangat, senang, capek, rasanya jadi satu. Tapi kegiatan ini benar-benar seru dan luar biasa. Pengalaman pertama dan tak mungkin terlupakan. Semoga kami bisa jadi anggota organisasi yang punya jiwa kepemimpinan yang penuh rasa tanggung jawab. Terima kasih madrasahku sudah memberikan pelajaran dan pengalaman yang luar biasa ini,”tutur Hasna, Peserta LDK.

Kegiatan apel penutup menjadi tanda berakhirnya kegiatan LDK. Kegiatan ini diikuti dengan hikmat oleh seluruh peserta, pendidik, dan dipimpin oleh Letda Inf Wahyono serta Edy Hartanto. Kegiatan ini ditutup oleh serah terima kembali dari pihak Korem Warastrama 074 pada MTsN Surakarta 1. Dilanjutkan pamitan seluruh peserta dan panitia pada pihak Korem Warastratama 074 serta mengucapkan rasa terima kasih secara resmi dengan para pelatih . “Semoga dengan adanya kegiatan LDK ini, anak anak bisa menjadi generasi penerus emas bagi bangsa indonesia tercinta.”harap Letnan Inf Wahyono dalam amanatnya. (Hasna/Diana)

Sambutan Meriah MTsN Surakarta 1 untuk Rombongan Studi Banding MTsN Kota Jayapura

0

MTsN Surakarta 1 menerima kunjungan Studi Banding MTsN Kota Jayapura pada Senin (07/08/2023). Rombongan MTsN Kota Jayapura disambut dengan meriah penampilan hadrah dan tari Gambyong. Sejumlah 24 bapak ibu guru dan tendik MTsN Kota Jayapura duduk di halaman madrasah untuk menyaksikan penampilan dari beberapa ekstrakurikuler yang ada di MTsN Surakarta 1. Tidak ketinggalan penampilan gerakan variasi Pasukan Pengibar Bendera MTsN Surakarta 1 (Paskidraska) dan Scout Dance Pramuka MTsN Surakarta 1 (Pramatsa) membuat decak kagum rombongan MTsN Kota Jayapura. Selain itu, Tim PMR dan Jurnalis juga ikut menunjukkan kebolehannya.

Setelah acara penyambutan selesai, Rombongan MTsN Kota Jayapura menuju ruang digital untuk mengikuti opening ceromony. Dalam sambutannya Kamad MTsN Kota Jayapura menyampaikan maksud dan tujuannya. “Kami menempuh perjalanan selama 11 jam demi meningkatkan satu-satunya madrasah kebanggaan umat Islam di Provinsi Papua. Kami beraharap MTsN Kota Jayapura menjadi madrasah berprestasi dan berkarakter Islami seperti MTsN Surakarta 1. “Tidak salah kami studi banding di sini. Kami merasa takjub, bangga yang luar biasa. Tidak menyangka kalau kami akan disambut seperti ini. Baru berada di depan gerbang kami sudah disambut dengan sangat meriah.Semoga ketika kami kembali ke MTsN Kota Jayapura, kami bisa merepresentasikan apa yang kami dapat dari MTsN Surakarta 1,” tutur Abdul Qahar Yelipele, Kamad MTsN Kota Jayapura

Segenap civitas akademika MTsN Surakarta 1 pun menyambut rombongan MTsN Kota Jayapura dengan baik. Kamad MTsN Surakarta 1, Nurul Qomariyah juga menyampaikan ucapan selamat datang dan mamaparkan profil serta prestasi MTsN Surakaarta 1. Sugeng rawuh, selamat datang di Kota Solo tepatnya di MTsN Surakarta 1. Alhamdulillah madrasah kami dipilih untuk dikunjungi,”tutur Nurul Qomariyah. Dalam sambutannya Nurul memaparkan program-program unggulan, prestasi, dan berbagi cerita tentang perjuangan MTsN surakarta 1 untuk menjadi madrasah pilihan di Jawa Tengah. “Untuk mempertahankan kualitas madrasah kami sudah berkomitmen, apabila putra-putri bapak ibu guru dan tendik yang tidak lolos tes seleksi masuk MTsN Surakarta 1 maka tidak akan diterima. Komitmen itu sejak awal sudah kami sampaikan karena kami harus mempertahankan kualitas. Karena merupakan komitmen maka bapak ibu guru dan tendik pun legowo menerima keputusan tersebut,”papar Nurul, Kamad. Opening Ceremony ditutup dengan doa dan penukaran cindera mata.

Setelah opening ceremony selesai, rombongan dibagi menjadi 3 ruang. Bidang humas di perpustakaan, bidang kurikulum, sarana prasarana, kesiswaan dan tahfidz bearada di ruang digital. Bidang administrasi dan keuangan di ruang tata usaha. Setiap bidan akan berbagi pengalaman dan tanya jawab dengan wakamad didampingi timnya. Ibu Lia Akmaliah banyak meanyakan tentang pengelolaan media sosial MTsN Surakarta 1. “Saya tidak menyangka kalau kegiatan ini diliput oleh anak-anak. Di tempat kami liputan kegiatan masih dilakukan ibu guru,”papar Lia. “Ternyata tidak hanya alat-alat liputan yang lengkap yang dibutuhkan oleh tim jurnalis Mutiara ternyata anak-anak juga perlu diberi diklat agar punya kemampuan meliput,”tambah Lia. “Alhamdulilah kami mendapatkan anak-anak didik yang luar biasa. Mereka sudah mempunyai ketertarikan di bidang jurnalis, kami para pembimbing berusaha mengarahkan serta memfasilitasi minat dan bakat tersebut,”papar Mansyur Sidik, Pimpinan Redaksi Majalah Mutiara MTsN Surakarta 1.

Alhamdulillah semua kegiatan berjalan lancar. Tidak hanya bidang kurikulum, sarana prasarana, kesiswaan, serta kehumasan yang menjadi daya tarik kunjungan ini. Bidang tahfidz juga banyak ditanyakan oleh MTsN Kota Jayapura. Hal ini dikarenakan MTsN Kota Jayapura akan memperbaiki program tahfidz di madrasah mereka. Closing ceromony digelar di ruang digital kembali. Pesan kesan dan ucapan terima kasih dari MTsN Kota Jayapura dan MTsN Surakarta 1 saling disampaikan. “Semoga pertemuan ini menjadi awal yang baik bagi MTsN Kota Jayapura. Terima kasih yang tak terhingga kami sampaikan kembali. Semoga MTsN Surakarta 1 semakin berjaya,”harap Abdul Qahar Yelipele. (Tim Jurnalis/Diana)

 

 

MTsN Surakarta 1 Pencetak Generasi Qurani dan Berprestasi

0

Surakarta- MTsN Surakarta 1 menggelar Akhirussanah dan Wisuda Tahfidz pada Kamis (15/2023) di Gedung Graha Sabha Bhuwana. Kegiatan ini diikuti 307 siswa kelas 9 yang didampingi orang tua, serta guru, dan tendik. Selain itu, beberapa tamu undangan, seperti Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta, Pengawas Madrasah, Kepala Madrasah negeri maupun swasta se-Kota Surakarta turut menghadiri kegiatan tersebut. Acara dimulai pukul 07.00 dan berakhir pada pukul 12.00.
Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yang digelar secara rutin dan merupakan rangkaian kegiatan kelulusan siswa kelas 9. Sejumlah 307 siswa dari Program Khusus, Fullday, Tahfidz, dan Reguler dinyatakan lulus. Selain penyampaian kelulusan, nilai akademik, serta prestasi, dalam kegiatan ini juga disampaikan pencapaian hafalan Alquran siswa selama belajar di madrasah. “Tahun ini tahun yang luar biasa. Karena tahun ini lulusan MTsN Surakarta 1 juga luar biasa. Tidak hanya capaian akademik yang tinggi serta menangguk prestasi di berbagai cabang lomba, capaian hafalan Qurannya pun banyak yang melebihi target. Ada anak yang hafal 8, 9, 11 bahkan ada yang hafal hingga 14 juz. Sungguh prestasi yang membanggakan,” papar Budi Santoso, Waka Humas sekaligus koordinator kelas Tahfidzul Quran (TQ).
“Ada beberapa penghargaan yang diberikan pada siswa berprestasi dalam kegiatan ini. Penghargaan pertama diberikan pada siswa peraih peringkat 1-3 per kelas berdasarkan nilai rapor dan nilai Asesmen Madrasah. Penghargaan kedua diberikan kepada siswa yang menduduki peringkat paralel 1-5 berdasarkan nilai rapor dan Asesmen Madrasah. Penghargaan ketiga diberikan kepada siswa dengan capaian hafalan Alquran terbanyak, dan penghargaan keempat diberikan kepada siswa berprestasi bidang akademik dan nonakademik dengan raihan piala dan medali terbanyak,” jelas Muhammad Rais Hidayat, Waka Kurikulum.
Ucapan selamat atas kelulusan siswa-siswi kelas 9 juga harapan dan doa disampaikan oleh Kepala MTsN Surakarta 1, Nurul Qomariyah, langsung dari Makkah Al Mukarromah karena beliau sedang menunaikan ibadah haji. Tidak ketinggalan, ucapan selamat kelulusan juga disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah, Musta’in Ahmad secara daring karena kesibukan beliau. Bapak Musta’in berpesan supaya siswa-siswi MTsN Surakarta 1 terus belajar dan jangan lemah semangat. Semoga yang dipelajari di madrasah menjadi berkah untuk jenjang berikutnya. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta dalam sambutannya pun menyampaikan selamat kepada seluruh siswa kelas 9. “Selamat atas kelulusan siswa MTsN Surakarta 1. Kalian adalah generasi emas yang ditunggu. Teruslah belajar dan berkarya. Semoga MTsN Surakarta 1 terus berkibar dan berjaya,” harap Hidayat Masykur, S.Ag., M.Si.
Rangkaian acara Akhirussanah dan Wisuda Tahfidz 2023 ini berjalan dengan khidmat sekaligus meriah. Acara diawali dengan kirab siswa-siswi kelas 9 diiringi gending jawa, Ladrang Gati Padasih. Kirab didahului oleh rombongan pembawa pataka dari peserta ekskul Paskidraska dan dipimpin oleh 2 orang penari cucuk lampah dari siswa kelas 7 dan kelas 8 yang tergabung dalam ekskul tari. Setelah seluruh peserta akhirussanah memasuki ruang acara, bapak ibu guru dan tendik menyusul dengan diiringi lagu Hyme Guru yang dibawakan oleh peserta ekskul paduan suara. Penampilan ekskul hadrah dan musik juga ikut memeriahkan acara. Seluruh kegiatan akhirusaanah tahun ini diliput dan disiarkan secara langsung oleh peserta ekskul jurnalis, fotografer, dan videografer Majalah Mutiara. Tidak ketinggalan anggota OSIS dan anggota ekskul PMR juga bersiaga membantu kelancaran acara. “Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar. Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, pembina ekskul, dan anak-anak yang telah membantu terlaksananya acara ini. Semoga lelah ini menjadi lillah untuk semua,” tutur Edi Hartanto, Waka Kesiswaan.
“Banyak doa dan harapan untuk lulusan MTsN Surakarta 1. Terima kasih telah menjadi bagian kisah indah di madrasah ini. Semoga kalian semua sukses dunia akhirat, aamiin ya Robbal ‘alamin,” harap Rasdiyana, Wali kelas 9PK1. (Diana/Kristanti)

Kasubdit KSKK : Jadikanlah MTsN Surakarta 1 sebagai Madrasati Jannati

0

Surakarta- Kasubdit KSKK Kementerian Agama Republik Indonesia, Dr. Suwardi, M.Pd berkunjung ke MTsN Surakarta 1 dengan didampingi oleh Kasi Kursis, H. Juair, S.Ag, M.Pd, M,Si. untuk memberikan pembinaan dan motivasi. Pembinaan diikuti oleh seluruh guru dan tendik pada Rabu (07/06/2023). Kegiatan bertempat di ruang guru dari pukul 12.30 – 14.00.
Kegiatan diawali dengan sambutan dan laporan dari Kamad tentang PPDB tahun pelajaran 2023-2024 dan capaian prestasi MTsN Surakarta1. “Selamat datang Bapak, terima kasih atas kunjungannya. Kami berharap kehadiran Bapak Suwardi ini dapat memberikan banyak wawasan bagi kami. Selain itu, kami juga menyampaikan PPDB di MTsN Surakarta 1 yang telah selesai dengan total pendaftar 892 dan yang diterima 316 siswa,”jelas Nurul Qomariyah, Kamad. Dalam laporannya Nurul juga menyampaikan bahwa dari 307 siswa kelas 9 ada 135 siswa yang sudah diterima di sekolah lanjutan unggulan. Sekolah unggulan tersebut di antaranya MAN IC Serpong, MAN IC Pekalongan, MAPK, MAN 1 Surakarta, SMA Pradita Dirgantara, SMA Taruna Nusantara, dan SMA Unggulan CT Arsa Foundation. Tak lupa laporan tentang capaian prestasi bidang akademik dan nonakademik seperti MYRES, KSM, OSN, Popda, dan Porseni.
Setelah laporan kamad selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pembinaan dan motivasi dari Dr. Suwardi. ”Mengelola madrasah diibaratkan seperti mengelola restoran. Pelanggan restoran pasti akan mencari menu yang enak, harga yang terjangkau, dan pelayanan yang cepat dan ramah. Sama seperti halnya orang mau mencari sekolah atau mendaftar ke madrasah. Mereka pasti akan mencari tahu programnya apa saja, biayanya berapa, dan pelayanannya bagaimana,” papar Suwardi. Suwardi juga menambahkan bahwa MTsN Surakarta 1 merupakan madrasah unggulan tingkat nasional. ”Dari total 49.337 madrasah se-Indonesia, madrasah unggulan hanya 33 saja dan MTsN Surakarta 1 salah satunya. Maka, MTsN Surakarta 1 termasuk madrasah yang hebat. Madrasah hebat karena guru-gurunya hebat. Guru-gurunya hebat karena Kepala Madrasahnya juga hebat,” jelas Suwardi. Beliau juga memberikan apresiasi terhadap capaian prestasi MTsN Surakarta1. Tidak hanya prestasinya tetapi juga pada bapak ibu guru yang telah membimbing dan mengantarkan anak-anak meraih prestasi. Suwardi memberikan reward dan mengajak bapak ibu guru pembimbing untuk berfoto bersama. Tentu saja hal tersebut menambah semangat bapak ibu guru pembimbing.
Kegiatan pembinaan ditutup dengan empat tantangan yang disampaikan oleh Suwardi. Tantangan pertama berupa penyusunan struktur kurikulum yang di breakdown sesuai program unggulan yang ada di MTsN Surakarta 1. Tantangan kedua adalah pembelajaran sesuai minat, bakat, dan karakteristik peserta didik. Tantangan ketiga, persiapanku layanan pendidikan dengan sistem kredit semester/sks untuk tahun pelajaran yang akan datang. Tantangan keempat, adanya pembelajaran digital dan berkolaborasi. “Sebelum mengakhiri pembinaan ini, saya berpesan ‘Jadilah guru yang selalu happy, gembira, dan bahagia. Karena, guru yang selalu bahagia dan gembiralah yang akan bisa menghasilkan murid dan pembelajaran yang luar biasa’ dan mampu mewujudkan madrasah ini ‘Madrasati Jannati’,” tutur Suwardi. (Diana/Kristanti)

SNPDB MAN IC di MTsN Surakarta 1 Banjir Apresiasi

0

MTsN Surakarta 1 menjadi titik lokasi pelaksanaan Seleksi Nasional Peserta Didik Baru (SNPDB) MAN IC wilayah Solo Raya. Kegiatan berlangsung pada Sabtu (25/02/2023). Setelah 2 tahun MAN IC melaksanakan seleksi secara daring karena pandemi dan tahun ini dengan luring.Kegiatan ini dilaksanakan mulai pukul 08.00-17.00 di bagi menjadi 2 sesi dan dilangsungkan di Gedung SBSN, MTsN Surakarta 1. Seleksi berjalan lancar dan tertib. Seleksi ini dimonitoring oleh Kakanwil Jateng, Musta’in Ahmad. “Seleksi kali ini berjalan dengan baik, sesuai dengan ekspektasi saya, bahkan ternyata lebih baik,” jelas bapak Musta’in.

Sarapan Bersama Dalam Rangka Gerakan Nasional Aksi Bergizi

0

Gerakan Nasional Aksi Bergizi dimulai pada tanggal 26 Oktober 2022 dengan sasaran 1.028 sekolah dengan tujuan pencegahan stunting melalaui gerakan minum TTD. “Alhamdulillah pagi ini kita bisa sarapan sehat bersama dan minum TTD bersama. Anak-anak harus membiasakan makan makanan bergizi. Porsi makan yang dikonsumsi dalam satu piring terdiri dari 50 persen buah dan sayur dan 50 persen terdiri dari karbohidrat dan protein. Dengan mengonsumsi makanan seperti itu sama saja anak-anak dapat membatasi konsumsi gula, garam, dan lemak yang berlebihan,”jelas Nurul Qomariyah, Kamad, dalam sambutannya. Nurul juga menyampaikan pentingnya mengurangi konsumsi junk food.