SELAMAT DATANG DI SITUS RESMI MTSN 1 SURAKARTA - SITUS INI MERUPAKAN MEDIA INFORMASI DAN KOMUNIKASI ANTARA PESERTA DIDIK MAUPUN MASYARAKAT UNTUK MENGETAHUI INFORMASI DAN KEGIATAN-KEGIATAN LEBIH LANJUT YANG DILAKSANAKAN DI SATUAN PENDIDIKAN MTSN 1 SURAKARTA

Upacara Hari Santri MTs N Surakarta 1

0

MTsN Surakarta 1 menggelar Upacara Hari Santri pada Sabtu (22/10/2022) di halaman gedung 1. Upacara diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan tendik. Peserta upacara menggunakan baju bernuasa atasan putih dan hitam. Budi Santosa, Waka Humas bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, Budi Santosa menyampaikan perjuangan santri di masa penjajahan Belanda dan perjuangan santri saat ini. “Perjuangan santri saat ini dengan belajar yang rajin dan terus meraih prestasi setinggi mungkin,”papar Budi Santosa. Setelah upacara dilanjutkan dengan kegiatan Santri Bermunajat dan pembagian hadiah festival literasi.

Semarak Hari Santri dan Bulan Bahasa MTsN Surakarta 1

0

Surakarta- Dalam rangka memperingati Hari Santri dan Bulan Bahasa, MTsN Surakarta 1 menggelar kegiatan Menulis 1000 Puisi Santri untuk Negeri, Festival Literasi , dan Market Day pada Kamis (20/10/2022) yang diadakan di gedung 1 dan 2. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat akhlak warga madrasah, menambah pengetahuan siswa tentang bahasa, dan media penyalur bakat serta mengembangkan budaya literasi pada siswa MTsN Surakarta 1. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh siswa MTsN Surakarta 1 ini dihadiri oleh Pengawas Madrasah, Komite, dan seluruh sponsor kegiatan.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Madrasah dan dilanjutkan laporan Ketua Panitia. Dalam sambutannya Kamad menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh sponsor yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. “Terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kami sampaikan pada seluruh sponsor yang mendukung kegiatan ini. Semoga Allah mencatat sebagai amal kebaikan Bapak Ibu semua,”tutur Nurul Qomariyah. Nurul juga secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Luluk Nur Hamidah, Anggota Komisi IV DPR RI yang ikut menghadiri kegiatan ini. Selain itu, Nurul juga menyampaikan pentingnya para siswa madrasah memiliki semangat Sumpah Pemuda. “Dimulai dari lingkup terkecil kita di madrasah,mari saling menjaga kerukunan, saling toleran, sehingga mampu menciptakan madrasah yang kompak, kuat, dan tentu saja hebat bermartabat,”tambah Nurul.
Semarak Hari Santri dan Bulan Bahasa tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Kegiatan paling spesial tahun ini adalah Kegiatan Menulis 1000 Puisi Santri untuk Negeri. Puisi ini ditulis oleh seluruh siswa madrasah yang jumlahnya hampir 1000. Dari 1000 puisi tersebut dipilih 10 puisi terbaik untuk dibacakan dalam kegitan ini. Puisi-puisi terbaik dari siswa dibaca oleh Kamad, Pengawas Madrasah, Anggota DPR RI, serta tokoh masyarakat lain yang menghadiri acara tersebut. Kegiatan ini menarik beberapa media nasional untuk meliput, seperti Metro TV, Suara Merdeka, dan Solopos. Kegiatan Menulis 1000 Puisi untuk Santri ini dipandu oleh Tirta Nursari, Pegiat Literasi Nasional dan Penulis sekaligus Broadcaster.”Literasi itu tidak hanya sekedar bicara tentang minat baca, tetapi juga sangat berkaitan dengan dunia tulis menulis (literasi baca tulis), sains (literasi sains), ekonomi (literasi finasial), literasi yang berhubungan dengan teknologi (litersi digital), literasi numerik, hingga literasi budaya dan kewarganegaraan,”jelas Tirta Nursari.
Seluruh siswa mengikuti rangkaian kegiatan dengan semangat dan kompetitif. Semua peserta perwakilan tiap kelas ingin menjadi juara di setiap cabang lomba. Kegiatan Market Dayyang diikuti oleh seluruh kelas IX sekaligus merupakan praktik mata pelajaran Fikih tentang jual beli juga berlangsung sangat meriah. Siswa kelas IX berjualan, siswa kelas 7 dan 8 yang menjadi pembelinya. “Alhamdulillah, dagangannya laris manis Bu, sudah habis semua padahal masih jam 11,”tutur Aldimas, 9PK3. “Kegiatan yang luar biasa, banyak memberikan pengalaman. Kita jadi tahu bagaimana bertanggung jawab, bekerjasama mewakili tiap cabang lomba, mempersiapkan dagangan untuk market day, mempromosikan dagangan biar laku, sampai menghitung laba ruginya,”papar Muh Ridwan, Kelas 9FD2. (Diana/ Mansyur)

MTsN Surakarta 1 Membatik

0

Surakarta-Mengisi kegiatan jeda tengah semester gasal tahun pelajaran 2022-2023, MTsN Surakarta 1 menggelar kegiatan Membatik Bersama. Selain untuk mengisi kegiatan jeda semester, kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional yang jatuh pada taggal 2 Oktober. Kegiatan Membatik ini diadakan pada Senin (02/10/2022) bertujuan untuk memberikan edukasi dan mengenalkan warisan budaya.
Kegiatan diawali dengan sambutan dan motivasidari Kepala Madrasah. “Tanggal 2 Oktober 2009 merupakan tanggal ditetapkannya batik sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan nonbendawi oleh UNESCO. Sejak itu, setiap tanggal 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional. Pengakuan internasional ini merupakan salah satu bentuk penghargaan tertinggi terhadap budaya Indonesia,”papar Nurul Qomariyah, Kamad. Dalam sambutannya, Nurul juga menyampaikan bahwa siswa MTsN Surakarta 1 harus bangga memakai baju batik pada hari ini. Hal tersebut juga merupakan salah satu penghargaan terhadap batik.
Kegiatan selanjutnya yaitua rahan dari Ibu Era tentang petunjuk teknis dan alat bahan membatik ikat celup. Alat dan bahan yang digunakan yaitu kuas, kelereng/ batu, kain ukuran 1 meter x 1meter, ember/ baskom, karet/tali rafia, dan pewarna (remashol). “Hari ini kita akan membatik jenis ikat celup. Hal pertama yang harus kalian lakukan adalah menyiapkan alat dan bahan. Motif yang akan dibuat ditentukan terlebih dulu. Kalau mau buat motif jumputan berarti harus menyiapkan kerikil dan karet, Kalau mau buat motif Sibhori atau Tye Die harus menyiapkan lipatan-lipatan,”jelas Era Oktaviana, Guru Seni Budaya. Setelah menerima penjelasan, siswa yang sudah membentuk kelompok bersama kelompok nya menyiapkan alas untuk membatik di halaman MTsN Surakarta 1. Setiap kelompok membuat motif sesuai dengan keinginannya. Tahap selanjutnya pewarnaan. Setelah diwarna, kain dijemur di halaman parkir madrasah.
Semua siswa MTsN Surakarta 1 mengikuti kegiatan Membatik dengan antusias. “Nggak nyangka ternyata tidak sesulit yang dibayangkan. Semua terasa mudah dan menyenangkan karena dikerjakan secara berkelompok, “tutur Fina, Siswa 7 Sains 4. “Sesi yang paling disukaisiswaadalahsesipewarnaan, karenasaatsesipewarnaanberlangsungmerekabisamenuangkankreativitasmereka. Ternyata kraetifitas anak-anak luar biasa meskipun kegiatan membatik ikat celup merupakan pengalaman baru bagi mereka.
Kegiatan Membatik Bersama ini diharapkan dapat membuat siswa madrasah semakin mencintai batik dan bangga mempunyai budaya batik. “Semoga Tidak sekedar mencintai dan bangga saja tetapi juga melestarikan budaya batik dengan pengetahuan mereka tentang cara dan praktik,”harap Danang Ari Prabowo, Guru seni Budaya. (Tim Jurnalis/Diana)

Rapat Kerja Dharma Wanita Kemenag Kota Surakarta

0

Rapat Kerja Dharma Wanita Persatuan Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta di MTsN Surakarta 1. Kegiatan digelar pada Jumat, 23 September 2022. Selain penyampaian bahan rapat kerja juga disampaikan isian yang sangat bermanfaat. Isian tentang pemanfaatan minyak bekas atau “jelantah” menjadi sabun. Limbah yang bisa mencemarkan lingkungan ternyata bisa mendatangkan nilai ekonomis

Kunjungan MTs Muh 6 Bayat Klaten

0

MTsN Surakarta 1 dikunjungi oleh MTs Muhammadiyah 6 Bayat Klaten pada Jumat ( 23/09/2022). Kunjungan diterima di Ruang Kamad. Kamad MTsN Surakarta 1 beserta Waka dan KTU menerima dengan baik kunjungan tersebut.
” Hal yang menjadi daya tarik kunjungan MTs Muhammadiyah 6 Klaten adalah capaian prestasinya. Prestasi akademik dan nonakademiknya luar biasa,’ tutur Rini, Guru MTs Muhammafiyah 6 Klaten. Rini juga menambahkan bahwa Program Tahfidzul Quran juga salah satu hal yang akan dipelajari. Setelah pemaparan program kegiatan dilanjutkan dengan survei lokasi MTsN Ska 1.

Pramatsa Juara Umum di Ajang Comed for Scout Movement 2022

0

SURAKARTA – Pramuka MTsN Surakarta 1 (Pramatsa) mengikuti Competition and Education for Scout Movement (Comed) 2022. Lomba tersebut dilakasanakan pada Minggu (4/9/2022) di MTsN Surakarta 1 secara daring. Dalam ajang Comed ada 4 cabang lomba yaitu, hasta karya,, Semafor Scout dance, menulis berita, dan cipta baca puisi. Pramatsa berhasil menjadi juara di setiap cabang lomba dan menjadi juara umum.
Sebelum berpatisipasi dalam lomba, pembina melakukan seleksi untuk memilih peserta yang akan mewakili MTsN Surakarta 1. Dalam proses seleksi ini peserta menampilkan public speaking dan dance bebas. Setelah seleksi selesai dilaksanakan dan sudah terpilih tim yang akan mewakili lomba dilanjut dengan latihan untuk persiapan lomba. “Tim Pramatsa melakukan latihan intensif jauh hari sebelum kegiatan berlangsung. Latihan dilakukan selama 3 pekan. Latihan ini dilakukan setiap hari termasuk hari libur. Pada hari efektif masuk latihan dimulai pukul 15.45 – 17.00, sedangkan, hari Minggu dimulai pukul 09.00 – 16.00,”jelas Nirmala, Pembina Pramuka. “Alhamdulillah anak-anak mengikuti latihan dengan antusias dan semangat meskipun hari Minggu harus masuk. Materi yang harus mereka pelajari adalah membaca puisi dan berita, membuat gerakan semafor dance dan latihan cepat dan kreatif dalam hasta karya,”tambah Nirmala.
Dengan kesungguhan dan semangat yang tinggi Pramatsa berhasil memenangkan semua cabang lomba dan berhasil menjadi juara umum. Pramatsa berhasil mengharumkan nama MTsN Surakarta 1 dengan menjadi juara umum. Dalam cabang lomba cipta baca puisi kategori putra dan putri berhasil menjadi juara pertama atas nama Zhahfran Zaidan Safa (9A) dan Inas Alina Nisa (9TQ). Lomba menulis berita kategori putra dan putri berhasil menjadi juara pertama atas nama Gatan Mukti Wibowo (8SA2) dan Rayya putri Fayza Az-Zahra (8SA5). Lomba Hastakarya berhasil menjadi juara pertama kategori putra dan putri atas nama Raga Saktiawan (9A), Devis Arya Saputra (9A), Kautsaririzqi Rafriandra Afdiansyah (8SA4), Azizah Budianti Jamil (9TQ), Indira Nur Fahira (9B), Talitaha Annafis Tsaqif N (8SA1). Lomba Semafor Dance berada pada posisi juara 1, dengan peserta putra Esa Maulana Wisnunatta (8SA2), Gatan Mukti Wibowo (8SA2), Muhammad Favian Mahardika (8SA4), Muhamad Dedex Pratama (8D), Kautsarrizqi Rafindra Afdiansyah (8SA4), dan peserta putri Kenji Dwi Pradani (9FD2), Manda Kirana Larashati (9A), Syifa Aulia Raihanie (9TQ), Inias Alina Nisa (9TQ), Talitha Annafis Tsaqif N (8SA1). Dengan capaian tersebut maka piala bergilir tetap berada di MTsN surakarta 1 karena pada tahun sebelumnya MTsN Surakarta 1 juga menjadi juara umum.
Segenap civitas akademika MTsn surakarta 1 sangat bangga atas capain prestasi luar biasa dari Tim Pramatsa. “Syukur alhamdulillah, terima kasih pada Tim Pramatsa, pembina, dan pembimbing lomba. Sungguh kebanggaan yang luar biasa capaain prestasi yang tiada henti. Kemarin juara umum di ajang Wijaya Scout Competition Unnes ini juara umum lagi di Comed UMS . Semoga dengan keberhasilan ini akan menjadi semangat untuk lomba-lomba yang lain dan akan membawa madrasah kita semakin berjaya,”harap Nurul Qomariyah, Kamad. (Tim Jurnalis/ Diana)
Setelah memenangkan ajang Comed ini tim Pramatsa senang dan bersyukur atas doa sertasupport dari semua warga MTsN Surakarta 1. Untuk siswa dan siswi kelas 9 mungkin persembahan piala terakhir untuk Pramatsa dan untuk siswa dan siswi kelas 8 ini adalah awal perjalanan untuk membangun Pramatsa lebih baik lagi, semoga Pramatsa sukses selalu dan bisa memajukan Pramuka MTsN Surakarta

“Kendala yang dialami oleh peserta ketika latihan Semaphore Dance ada beberapa peserta yang mengalami cedera. Di dalam cipta baca berita peserta sedikit kesusahan untuk menemui narasumber, tetapi walaupun ada beberapa kendala yang terjadi tim Pramatsa tetap semangat dan yakin akan memenangkan lomba COMED ini” ujar Devis selaku peserta.
Pramatsa memenangkan semua lomba dan membawa nama harum MTsN Surakarta 1. Lomba Cipta Baca Puisi Pramatsa berada pada posisi juara 1, dengan peserta putra Zhahfran Zaidan Safa (9A) dan peserta putri Inas Alina Nisa (9TQ). Lomba Menulis Berita Pramatsa berada pada posisi juara 1, peserta putra Gatan Mukti Wibowo (8SA2) dan peserta putri Rayya Fayza Az-Zahra (8SA5). Lomba HASTAKARYA berapa pada posisi juara 1, peserta putra Raga Saktiawan Anugerah Bumi (9A), Devis Arya Saputra (9A), Kautsarrizqi Rafindra Afdiansyah (8SA4), dan peserta putri Azizah Budianti Jamil (9TQ), Indira Nur Fahira (9B), Talitha Annafis Tsaqif N (8SA1). Juara Umum berada pada posisi juara 1 dan juara yang terakhir Juara Umum Bergilir dimenangkan oleh MTsN Surakarta 1.
1.
(Labiiba/Fey)

Entry Meeting Audit Kinerja Madrasah Unggulan MTsN Surakarta 1

0

Entry Meeting Audit Kinerja Madrasah Unggulan MTsN Surakarta 1 digelar pada Selasa (06/09/2022) di ruang digital. Kegiatan dimulai pukul 09.30 – 10.00 diikuti oleh Tim Audit, Kamad, Wakamad, dan bapak ibu panitia. “Sebagai auditor kita tidak akan mencari kesalahan tapi akan membantu dan mendampingi bapak ibu dalam memeriksa seluruh berkas dan instrumen yang diperlukan,”tutur Rofi, Tim Audit.

KEMAMPUAN MENJAGA RESIALIENSI SISWA DENGAN DARING DAN E-LEARNING

0

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terjaganya resiliensi siwa kelas IX melalui metode pembelajaran daring dan e-learning. Metode dalam penelitian ini adalah mengumpulkan data dengan menggunakan dokumentasi yang berupa catatan kelulusan siswa kelas IX siswa MTsN 1 Surakarta pada tahun 2022. Dari data kelulusan siswa menunjukkan siswa MTsN surakarta 1 lulus 100% yang menunjukkan bahwa keberhasilan resiliensi siwa kelas IX melalui metode pembelajaran daring dan e-learning

Kata Kunci : resiliensi, daring dan e-learning

ABSTRACT

This study aims to determine the maintenance of the resilience of class IX students through online learning methods and e-learning. The method in this study was to collect data using documentation in the form of graduation notes for class IX students at MTsN 1 Surakarta in 2022. From the student graduation data it shows that students at MTsN Surakarta 1 passed 100% which shows that the success of the resilience of class IX students through online learning methods and e-learning

Keywords: resilience, online and e-learning

PENDAHULUAN
Dalam mencapai prestasi belajar, siswa banyak dipengaruhi oleh berbagai faktor yang terjadi disekitar kehidupan, baik yang datang dari kondisi internal siswa itu sendiri maupun lingkungan dimana individu tersebut berada. Beberapa ahli (M. Ngalim Purwanto : 1990, Muhibbin Syah :2006, dan Noeh:1993) mengemukakan bahwa ada beberapa faktor yang mempengaruhi prestasi belajar seseorang yaitu faktor yang datang dari diri individu sendiri disebut faktor internal seperti minat, motivasi, bakat, intelegensi, tingkat religiusitas dan spiritualitas siswa sedangkan faktor yang datang dari luar individu atau lingkungan sosial disebut sebagai faktor eksternal seperti keluarga (termasuk status sosial ekonomi orang tua), lingkungan sekitar (dukungan sosial masyarakat), sarana dan prasarana sekolah.
Tekanan yang terjadi dalam kehidupan merupakan proses yang tidak terkecuali dialami oleh semua individu, salah satunya adalah tekanan akibat Pandemi, namun yang membedakan antara individu yang satu dengan lainnya adalah pada keberhasilan individu dalam beradaptasi dengan tekanan-tekanan yang ada. Bagi individu yang mampu beradaptasi dengan baik, mereka akan menghasilkan perfoma-perfoma positif dalam hidupnya, sebaliknya bagi individu yang kurang mampu beradaptasi mereka akan tetap berada dalam kondisi tidak menyenangkan tersebut. Istilah yang menggambarkan kualitas pribadi yang memungkinkan individu dan komunitasnya untuk tumbuh walaupun berada dalam ketidakberuntungan disebut resiliensi (Connor:2006). Resiliensi menurut Richardson, dkk dalam Henderson dan Milstein (2003) merupakan proses mengatasi masalah seperti gangguan, kekacauan, tekanan, atau tantangan hidup, yang pada akhirnya membekali individu dengan perlindungan tambahan dan kemampuan untuk mengatasi masalah sebagai hasil dari situasi yang dihadapikhususnya pada saat pandemi.
Resiliensi tidak hanya dimiliki oleh seseorang atau sekelompok orang, melainkan setiap orang, termasuk remaja. Remaja yang resilien dicirikan sebagai individu yang memiliki kompetensi secara sosial, dengan ketrampilan-ketrampilan hidup seperti: pemecahan masalah, berpikir kritis, kemampuan mengambil inisiatif, kesadaran akan tujuan dan prediksi masa depan yang positif bagi dirinya sendiri. Mereka memiliki minat-minat khusus, tujuan-tujuan yang terarah, dan motivasi untuk berprestasi di sekolah dan dalam kehidupan (Henderson & Milstein, 2003). Umumnya, mereka yang memiliki resiliensi ini terdorong untuk mengatasi keterbatasan mereka. Setiap keterbatasan yang dimiliknya menantang kemampuan anak untuk menghadapi, mengatasi, belajar, serta mengubahnya (Gortberg,1999).
Sementara dalam konteks yang terkait dengan pendidikan, Linquanti (dalam Howard 1999) memberikan definisi resiliensi sebagai kualitas dalam diri anak yang walaupun dihadapkan dengan kejadian-kejadian yang tidak menyenangkan dalam hidup tidak mengalami kegagalan dalam hal kehidupan akademisnya. Mendukung pernyataan tersebut, Nears (2007) juga menyebutkan bahwa anak yang tidak dapat mengatasi tantangan yang ada dengan efektif akan lebih tidak menyenangi sekolah dan lebih jarang berpartisipasi dalam kegiatan di kelas.
Untuk dapat mengkategorikan anak sebagai anak yang resilien sebelumnya harus terdapat dua kriteria yang harus dipenuhi (Ibeagha dkk, 2004). Pertama, terdapat sebuah keadaan yang merupakan ancaman atau sifatnya berbahaya bagi individu tersebut seperti cacat, kekerasan, kemiskinan, bencana alam, perceraian, dan sebagainya. Kedua, individu memiliki kemampuan untuk menyesuaikan dirinya dengan keadaan tidak menyenangkan tersebut dengan baik.

TINJAUAN PUSTAKA
Istilah resiliensi secara etimologis berasal dari kata latin “resilire” yang artinya melambung kembali. Awalnya istilah ini digunakan dalam konteks fisik atau ilmu fisika. Resiliensi berarti kemampuan untuk pulih kembali dari suatu keadaan, kembali ke bentuk semula setelah dibengkokkan, ditekan, atau diregangkan. Bila digunakan sebagai istilah psikologi, resiliensi adalah kemampuan manusia untuk cepat pulih kembali dari perubahan, sakit, kemalangan, atau kesulitan (the Resiliency Center 2005). Sejumlah ahli yang berbicara tentang resiliensi mengemukakan berbagai definisi dari resiliensi sebagai berikut:
Benard (2004) mendefinisikan resiliensi sebagai kualitas atau karakteristik individual yang berkaitan dengan perkembangan positif dan kesuksesan dalam individu tersebut.
Sementara Grotberg dalam Desmita (2006) Resiliensi adalah kemampuan atau kapasitas insani yang dimiliki seseorang, kelompok atau masyarakat yang memungkinkannya untuk menghadapi, mencegah, meminimalkan dan bahkan menghilangkan dampak-dampak yang merugikan dari kondisi-kondisi yang tidak menyenangkan, atau bahkan mengubah kondisi kehidupan yang menyengsarakan menjadi suatu hal yang wajar untuk diatasi.
Resiliensi menurut Richardson, dkk dalam Henderson dan Milstein (2003) merupakan proses mengatasi masalah seperti gangguan, kekacauan, tekanan, atau tantangan hidup, yang pada akhirnya membekali individu dengan perlindungan tambahan dan kemampuan untuk mengatasi masalah sebagai hasil dari situasi yang di hadapi.
Al Siebert (2005) mengatakan bahwa resiliensi merupakan kemampuan untuk mengatasi perubahan yang terjadi, mempertahankan energi , bangkit kembali dari kemunduran, dan merubah cara baru dalam pekerjaan dan kehidupan ketika cara lama tidak mungkin digunakan kembali.
Berdasarkan beberapa definisi di atas maka dalam penelitian ini resiliensi dapat diartikan sebagai suatu kemapuan individu untuk bangkit kembali dari kondisi-kondisi yang tidak menguntungkan atau tekanan-tekanan hidup dengan melakukan hal-hal positif untuk merubah keadaan yang tidak menyenangkan tersebut menjadi sebuah kesuksesan
Sekarang ini, daring dan luring menjadi istilah yang sering dijumpai, terutama berkaitan dengan tema pembelajaran di masa pandemi. Daring merupakan singkatan atau akronim dari dalam jaringan, sedangkan luring merupakan akronim dari luar jaringan. Dalam KBBI dijelaskan bahwa daring berarti terhubung melalui jejaring komputer, internet, dan sebagainya; sedangkan luring berarti terputus dari jejaring komputer. Bahasa lain yang mungkin lebih banyak digunakan sebagai penyebutan pembelajaran daring adalah pembelajaran online. Sebelumnya kita mungkin mengenal pembelajaran digital sebagai bentuk pembelajaran awal yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Pembelajaran daring memiliki cakupan yang lebih luas dalam memanfaatkan TIK, tidak hanya sebatas digitalisasi materi maupun media pembelajaran, namun juga mencakup komunikasi dan interaksi antar unsur-unsur dalam KBM menggunakan TIK. Internet memiliki peranan penting dalam konteks daring, sebagai media penghubung yang menyalurkan informasi. Pembelajaran daring biasanya akan mengkombinasikan penggunaan aplikasi maupun sistem yang saat ini banyak digunakan, misalnya penggunaan Learning Management System (LMS) seperti Moodle sebagai portal untuk mengakses materi ajar dan berinteraksi antara guru dan peserta didik; penggunaan aplikasi pertemuan seperti Zoom, Google Meet, Microsoft Teams, dll. untuk merealisasikan kelas daring; penggunaan aplikasi chat atau messaging untuk bertukar pendapat, berdiskusi, menyampaikan pengumuman, maupun berkoordinasi; dan lain sebagainya.

METODOLOGI PENELITIAN
Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX MTsN Surakarta 1 yang berjumlah 306 siswa. Obyek dalam penelitian ini adalah layanan daring Layanan dan Elearning Madrasah dengan materi menggunakan media hp dan laptop yang terkoneksi dengan jaringan internet.
Penelitian dilakukan dengan melakukan perencanaan terlebih dahulu terhadap variasi aplikasi daring dan menentukan aspek yang akan diamati dalam penerapannya. Aspek yang diamati dalam penerapan mencakup Penyelesaian seluruh pembelajaran, lulus dengan nilai kriteria yang di tetapkan madrasah, mengikuti semua ujian, memperoleh nilai baik pada penilaian sikap dan prilaku baik sosial maupun spiritual untuk program tahfidz mengikuti ujian tahfidz dan dinatakan lulus.`
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah mengacu pada Surat keputusan kepala madrasah Tsanawiyah negeri 1 surakata tentang penetapan kriteria kelulusan peserta didik pada tahun 2022

DAFTAR PUSTAKA
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. 2016. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: https://kbbi.kemdikbud.go.id
Pengaruh resiliansi terhadap prestasi belajar
https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/1232/1/MASDIANAH-FPS.pdf
Direktorat Pendidikan dan Pembelajaran. 2020. Apa itu pembelajaram?. UNIDA. https://unida.ac.id/pembelajaran/artikel/apa-itu-pembelajaran.html
Perpusnas.go.id2021

Program TQ dan Boarding MTsN Surakarta 1 Menjadi Daya Tarik MTsN 7 Klaten

0

Surakarta- MTsN Surakarta 1 mendapat kunjungan dari MTsN 7 Klaten pada Kamis (28/07/2022). Kunjungan tersebut dalam rangka studi banding Program Tahfidzul Quran (TQ) dan Boarding. Dalam kunjungan tersebut diikuti oleh 12 guru pendamping dan 60 siswa dari MTsN 7 Klaten dan diterima oleh Kamad, Wakamad, KTU, dan pengelola Program TQ dan boarding. Studi banding berlangsung dari pukul 09.00 – 11.00 bertempat di aula gedung 1 MTsN Surakarta 1.
Kegiatan studi banding dibuka dengan pembacaan ayat QS. Ali Imran: 103-105 oleh ustadzah Inayatun Laila khusnaini dilanjutkan sambutan dari Kepala MTsN 7 Klaten yang diwakili oleh Waka Humas, Bapak Ahmad, S.Pd. “Tujuan kami ke sini untuk mengetahui daya kelola Program TQ dan boarding yang ada di MTsN Surakarta 1. Perlu kami sampaikan di madrasah kami sudah ada program TQ tetapi belum ada boardingnya. Kami ingin ngangsu kawruh tentang hal tersebut, “ujar Ahmad, saat memberikan sambutan. Ahmad juga menyampaikan bahwa siswa yang ikut dalam studi banding adalah siswa kelas 8 dan 9 Program TQ. “Semoga dengan studi banding ini dapat menambah wawasan dan pengalaman kami dalam mengelola Program TQ dan Boarding. Selain hal tersebut kami juga berharap, ilmu yang kami dapatkan dari MTsN Surakarta 1 dapat kami terapkan di madrasah kami, “tambah Ahmad.
Setelah sambutan dari Kepala MTsN 7 Klaten dilanjutkan sambutan dari Kepala MTsN surakarta 1. Dalam sambutannya beliau menyampaikan, “Awal berdirinya Program TQ di MTsN Surakarta 1 bermula dari banyaknya pendaftar Pogram Khusus yang tidak diterima tapi ketika kami lihat nilainya masih bagus-bagus, akhirnya kami memutuskan untuk membuka Program TQ untuk anak-anak yang tidak diterima tersebut tapi nilainya masih memenuhi kriteria. Alhamdulillah beberapa anak Program TQ angkatan pertama kemarin silaturohim ke madrasah. Mereka menyampaikan telah diterima di beberapa Universitas ternama sepert, ITB, UNS, UGM dan UIN Surakarta, “papar Nurul, Kamad.
Seluruh pendamping dan siswa dari MTsN mengikuti kegiatan dengan antusias dan semangat. Setelah pemamaparan program madrasah dan wakakur dan pemaparan Program TQ serta asrama oleh Wakahumas dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Tidak hanya pendamping yang menanyakan pengelolaan boarding tetapi beberpa siswa juga bertanya tentang teknik menghafal Alquram. “Perkenalkan nama saya Hasna dari Kelas 9A. Saya akan menanyakan bagaimana cara menghafal Alquran dengan cepat dan mudah, “tanya Hasna. Mendengar pertanyaan tersebut Ustaz Budi Santosa sebagai Koordinator Program Tahfidz menjelaskan bahwa ada beberapa metode yang bisa digunakan. “Untuk menghafal Alquran dengan cepat dan mudah ada beberapa cara. Salah satunya dengan menulis ayat yang kita hafalkan, “jawab Budi Santosa. Kegiatan ditutup dengan penyerahan tali asih dan kunjungan ke boarding Baitul Hikmah dan foto bersama. (Tim Jurnalis/ Diana)

Pramuka MTsN Surakarta 1 Juara Umum di Ajang LK2PP XVI Racana UIN Surakarta 2022

0

Pramuka MTsN Surakarta 1 Juara Umum di Ajang LK2PP XVI Racana UIN Surakarta 2022

 

Surakarta-Pramuka MTsN Surakarta 1 (Pramatsa)  kembali menorehkan prestasi tingkat nasional dengan menjadi juara umum di ajang Lomba Kecerdasan dan Ketangkasan Pramuka Penggalang  Penegak (LK2PP) XIV Racana Raden Mas Said Nyi Ageng Serang  UIN Surakarta. Kegiatan tersebut berlangsung pada tanggal 28 Juni-1 Juli 2022 dandiumumkan pada Kamis (07/07/2022) secara daring. Dalam ajang ini ada 4 cabang lomba yaitu Lomba Cepat Tepat Pramuka (LCTP), Lomba Scout Dance (LSD), Lomba PBB, dan Lomba Iklan Layanan Masyarakat (ILM). Prmatsa berhasil meraih juara 1 di ajang LCTP, juara 1 LSD, juara 2 PBB, dan juara 1 ILM hingga meraih jura umum Penggalang di ajang tersebut.

Dalam kegiatan tersebut Pramatsa mengirim 10 anggotanya untuk mengikuti 4 cabang lomba. Sepuluh anggota tersebut atas nama Afyar Nur Azizah A (8A) untuk PBB dan ILM, Adrian Rizky Gumelar (8A)  PBB dan LSD, Nabila Fatikasari (8A) PBB dan LCTP, Sevita Cahya Ramadhani (8A) PBB dan ILM, Orlando Harlan (8B) PBB dan LSD, Ayannaa Hera C.H.J (8B) PBB dan LSD, Aldimas Rafi Gamaditya (8PK3) PBB dan LSD, Nafisah Shafna Putri (8PK3) PBB dan LCTP, Humairah Nur Azizah (8FD2) PBB dan LCTP, Muh. Nur Ridwan (8FD2) PBB dan LSD. “Awalnya, untuk memilih 10 peserta tersebut, pembimbing merasa kesulitan. Ada beberapa anggota yang tidak diizinkan orang tua untuk ikut lomba, karena pada waktu seleksi bersamaan dengan waktu diadakannya Penilaian Akhir Tahun (PAT),”tutur Nabila Fatikasari, Anggota Pramatsa. Nabila juga menyampaikan bahwa orang tua takut kalau kegitan tersebut menganggu konsentrasi belajar.

Raihan prestasi luar biasa dan tiada henti dipersembahkan Pramatsa ini tentu tidak mudah dan perlu perjuangan. Sebelumnya Pramatsa juga berhasil meraih juara umum di ajang Wijaya Scout Competitin 2022 yang diselenggarakan Universitas Negeri Semarang (UNNES) Hampir setiap hari anggota Pramatsarajin latihan. Meskipun libur akhir tahun mereka tetap latihan di madrasah. “Libur bukan berarti santai-santai. Libur bagi Pramatsa merupakan waktu yang sangat berharga karena kami bisa konsentrasi dalam latihan lomba. Alhamdulillah kami sebagai pembina sangat bersyukur melihat semangat Pramatsa yang luar biasa. Anak-anak tidak kenal panas maupun lelah untuk latihan,” tutur Rohas, Pembina Pramuka. Rohas juga sangat bersyukur atas semangat, kerja keras, dan kerja sama yang luar biasa di antara anggota, pembimbing, dan pembina untuk menyiapkan setiap lomba.

Untuk cabang Scout Dance, PBB, dan ILM dilakukan dengan membuat video dan dikirim ke panitia paling lambat tanggal 15 Juni 2022. Untuk lomba LCPT dilakukan melalui zoom meeting. “Ada beberapa hal yang harus disiapkan saat latihan  yaitu kekompakan, mental, gerakan untuk scout dance, konsep dan naskah untuk ILM, serta mengganti beberapa variasi gerakan untuk PBB. Setiap hari tanpa mengenal lelah, Pramatsa latihan untuk mempersiapkan hal tersebut. “Saling menghargai dan mengerti antar teman, juga jangan lupa untuk percaya dengan kemampuan teman satu tim,” jawab Nabila Fatikasari saat ditanyai tentang cara membangun kerjasama tim yang baik.

“Bangga sekali. Anak-anak Pramatsa memang luar biasa. Dengan kerja keras, semangat dan dengan kerjasama yang kuat maka JUARA jawabannya,” begitu tanggapan dari Nurul Qomariyah, Kamad.(Tim Jurnalis/Diana)