SELAMAT DATANG DI SITUS RESMI MTSN 1 SURAKARTA - SITUS INI MERUPAKAN MEDIA INFORMASI DAN KOMUNIKASI ANTARA PESERTA DIDIK MAUPUN MASYARAKAT UNTUK MENGETAHUI INFORMASI DAN KEGIATAN-KEGIATAN LEBIH LANJUT YANG DILAKSANAKAN DI SATUAN PENDIDIKAN MTSN 1 SURAKARTA

Berbagi Ilmu dan Inspirasi: Studi Tiru MTsN 3 Cilacap ke MTsN Surakarta 1

0



Sabtu (11/01/2025) MTsN 1 Surakarta menerima kunjungan studi tiru dari MTsN 3 Cilacap. Rombongan disambut lima organisasi ekstrakurikuler, yaitu OSIS, Dewan Penggalang, Paskib, PMR, dan Jurnalistik dengan hangat. Kemudian, rombongan diarahkan menuju Ruang Digital untuk mengikuti opening ceremony yang akan dimulai pukul 08.30. Setelah rombongan sudah duduk dengan nyaman, kegiatan segera dimulai. Dengan diawali pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala MTsN 3 Cilacap. Beliau menyampaikan maksud dan tujuan dari kunjungan studi tiru tersebut. “Maksud kedatangan kami ke MTsN Surakarta untuk menimba ilmu atau ngangsu kawruh di madrasah ini, “tutur Ali Nurdin, S.Ag, M.Pd.
Setelah Kepala MTsN 3 Cilacap menyampaikan maksud dan tujuannya, kegiatan dilanjutkan dengan ucapan selamat datang dan pemaparan program oleh Kepala MTsN Surakarta 1. “Selamat datang dan terima kasih atas kunjungan bapak ibu guru dan tendik MTsN 3 Cilacap. Bapak ibu ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan, hasil yang sudah dicapai oleh MTsN Surakarta 1 saat ini memerlukan proses yang tidak mudah. Semuanya diawali dari hal yang sederhana, yaitu keinginan kami agar siswa lulusan MTsN 1 dapat diterima di sekolah atau madrasah favorit. Dari situlah kami memulai mimpi kami untuk membimbing siswa madrasah agar tidak dipandang sebelah mata. Ternyata dengan perjuangan yang keras dan dukungan seluruh guru dan tendik membuat MTsN Surakarta 1 menjadi sekolah atau madrasah pilihan di Kota Surakarta,”jelas Nurul Qomariyah, Kepala MTsN Surakarta 1.
Saat pemaparan program baik bapak ibu guru dan tendik dari MTsN 3 Cilacap mengikuti kegiatan dengan antusias. Meski perjalanan dari Cilacap ditempuh pada waktu malam hari tidak menyurutkan semangat mereka untuk menyimak. Hal tersebut terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan saat sesi tanya jawab. Pertanyaan yang diajukan kebanyakan seputar program prestasi, pembiasaan, kedisiplinan, dan tentang pengembangan kurikulum. “Bagaimana cara membimbing siswa yang berprestasi?” tanya ibu Alfi, Guru MTsN 3 Cilacap. Pertanyaan tersebut kemudian dijawab oleh Waka Kesiswaan, Edi Hartanto. Edi menjelakan bahwa bimbingan siswa berprestasi diadakan secara kontinu. “Salah satu ekstrakurikuler di MTsN Surakarta 1 adalah bimbingan olimpiade. Anggota bombingan olimpiade sebelumnya diseleksi terlebih dahulu kemudian siswa yang sudah terseleksi akan dibimbing setiap sabtu dan setiap akan ada lomba”,jelas Edi. Edi juga menambahkan bahwa MTsN Surakarta 1 juga punya program meminang siswa yang berprestasi. Misal siswa yang menang dalam ajang OSN Nasional SD akan dipinang MTsN Surakarta 1 dan akan diberi beasiswa selama tiga tahun.
Tak terasa kegiatan sudah memakan waktu hampir 3 jam, tetapi sesi tanya jawab masih berlangsung. Kemudian di sela-sela kegiatan diputarkan video-video kegiatan siswa MTsN Surakarta 1. Acara ditutup dengan pemberian cindera mata dilanjutkan dengan berkeliling ke gedung 1 dan 2 MTsN Surakarta 1. Rombongan dari MTsN 3 Cilacap tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Bapak ibu guru dan tendik dari MTsN Surakarta 1 siap menerima pertanyaan dan sharing dari MTsN 3 Cilacap. Ketua koperasi MTsN 3 Cilacap, Muslichudin mengunjungi koperasi pertokoan MTsN Surakarta 1 dan menanyakan bidang usaha yang ada. Beliau banyak sharing tentang minuman dan makanan sehat yang dijual di koperasi pertokoan.
Banyak manfaat dari kunjungan studi tiru hari ini. Baik untuk MTsN 3 Cilacap dan MTsN Surakaarta 1. “Kami sangat bangga karena MTsN Surakarta 1 dapat menularkan hal-hal baik yang ada di madrasah ini. Ada 5 hal yang harus diperhatikan untuk menjadi madrasah hebat yaitu : membangun tim kerja yang solid, membangun jejaring, membangun kolaborasi dan melakukan inovasi”, papar Nurul Qomariyah, Kamad. Alfira Ulfa, Guru MTsN 3 Cilacap menyampaikan bahwa MTsN Surakarta 1 adalah madrasah luar biasa. “ Saya sangat terkesan dengan penyambutan 5 organisasi tadi. Anaknya sangat ramah, sopan, dan murah senyum. Saya juga kagum dengan seragam masing-masing organisasi. Saya berharap bisa menerapkan program unggulan MTsN Surakarta 1 di MTsN 3 Cilacap secara perlahan dan maksimal. “Lanjutkan dan terus semangat!“ pesan Bu Alfira Ulfa untuk MTsN Surakarta 1. (Tim Jurnalis/Diana)

Sabtu (11/01/2025) MTsN 1 Surakarta menerima kunjungan studi tiru dari MTsN 3 Cilacap. Rombongan disambut lima organisasi ekstrakurikuler, yaitu OSIS, Dewan Penggalang, Paskib, PMR, dan Jurnalistik dengan hangat. Kemudian, rombongan diarahkan menuju Ruang Digital untuk mengikuti opening ceremony yang akan dimulai pukul 08.30. Setelah rombongan sudah duduk dengan nyaman, kegiatan segera dimulai. Dengan diawali pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala MTsN 3 Cilacap. Beliau menyampaikan maksud dan tujuan dari kunjungan studi tiru tersebut. “Maksud kedatangan kami ke MTsN Surakarta untuk menimba ilmu atau ngangsu kawruh di madrasah ini, “tutur Ali Nurdin, S.Ag, M.Pd.
Setelah Kepala MTsN 3 Cilacap menyampaikan maksud dan tujuannya, kegiatan dilanjutkan dengan ucapan selamat datang dan pemaparan program oleh Kepala MTsN Surakarta 1. “Selamat datang dan terima kasih atas kunjungan bapak ibu guru dan tendik MTsN 3 Cilacap. Bapak ibu ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan, hasil yang sudah dicapai oleh MTsN Surakarta 1 saat ini memerlukan proses yang tidak mudah. Semuanya diawali dari hal yang sederhana, yaitu keinginan kami agar siswa lulusan MTsN 1 dapat diterima di sekolah atau madrasah favorit. Dari situlah kami memulai mimpi kami untuk membimbing siswa madrasah agar tidak dipandang sebelah mata. Ternyata dengan perjuangan yang keras dan dukungan seluruh guru dan tendik membuat MTsN Surakarta 1 menjadi sekolah atau madrasah pilihan di Kota Surakarta,”jelas Nurul Qomariyah, Kepala MTsN Surakarta 1.
Saat pemaparan program baik bapak ibu guru dan tendik dari MTsN 3 Cilacap mengikuti kegiatan dengan antusias. Meski perjalanan dari Cilacap ditempuh pada waktu malam hari tidak menyurutkan semangat mereka untuk menyimak. Hal tersebut terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan saat sesi tanya jawab. Pertanyaan yang diajukan kebanyakan seputar program prestasi, pembiasaan, kedisiplinan, dan tentang pengembangan kurikulum. “Bagaimana cara membimbing siswa yang berprestasi?” tanya ibu Alfi, Guru MTsN 3 Cilacap. Pertanyaan tersebut kemudian dijawab oleh Waka Kesiswaan, Edi Hartanto. Edi menjelakan bahwa bimbingan siswa berprestasi diadakan secara kontinu. “Salah satu ekstrakurikuler di MTsN Surakarta 1 adalah bimbingan olimpiade. Anggota bombingan olimpiade sebelumnya diseleksi terlebih dahulu kemudian siswa yang sudah terseleksi akan dibimbing setiap sabtu dan setiap akan ada lomba”,jelas Edi. Edi juga menambahkan bahwa MTsN Surakarta 1 juga punya program meminang siswa yang berprestasi. Misal siswa yang menang dalam ajang OSN Nasional SD akan dipinang MTsN Surakarta 1 dan akan diberi beasiswa selama tiga tahun.
Tak terasa kegiatan sudah memakan waktu hampir 3 jam, tetapi sesi tanya jawab masih berlangsung. Kemudian di sela-sela kegiatan diputarkan video-video kegiatan siswa MTsN Surakarta 1. Acara ditutup dengan pemberian cindera mata dilanjutkan dengan berkeliling ke gedung 1 dan 2 MTsN Surakarta 1. Rombongan dari MTsN 3 Cilacap tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Bapak ibu guru dan tendik dari MTsN Surakarta 1 siap menerima pertanyaan dan sharing dari MTsN 3 Cilacap. Ketua koperasi MTsN 3 Cilacap, Muslichudin mengunjungi koperasi pertokoan MTsN Surakarta 1 dan menanyakan bidang usaha yang ada. Beliau banyak sharing tentang minuman dan makanan sehat yang dijual di koperasi pertokoan.
Banyak manfaat dari kunjungan studi tiru hari ini. Baik untuk MTsN 3 Cilacap dan MTsN Surakaarta 1. “Kami sangat bangga karena MTsN Surakarta 1 dapat menularkan hal-hal baik yang ada di madrasah ini. Ada 5 hal yang harus diperhatikan untuk menjadi madrasah hebat yaitu : membangun tim kerja yang solid, membangun jejaring, membangun kolaborasi dan melakukan inovasi”, papar Nurul Qomariyah, Kamad. Alfira Ulfa, Guru MTsN 3 Cilacap menyampaikan bahwa MTsN Surakarta 1 adalah madrasah luar biasa. “ Saya sangat terkesan dengan penyambutan 5 organisasi tadi. Anaknya sangat ramah, sopan, dan murah senyum. Saya juga kagum dengan seragam masing-masing organisasi. Saya berharap bisa menerapkan program unggulan MTsN Surakarta 1 di MTsN 3 Cilacap secara perlahan dan maksimal. “Lanjutkan dan terus semangat!“ pesan Bu Alfira Ulfa untuk MTsN Surakarta 1. (Tim Jurnalis/Diana)

0

Vaksinasi HPV di MTsN 1 Surakarta, Lindungi Generasi Muda dari Kanker Servik

0

Vaksinasi HPV di MTsN 1 Surakarta, Lindungi Generasi Muda dari Kanker Servik

Berdasar Surat Pemberitahuan dari Puskesmas Manahan tentang Pelaksanaan Imunisasi kejar Human Papillomavirus  (HPV)  untuk anak perempuan usia 15 tahun telah dilaksanakan vaksinasi  pada Selasa (26/11/2024) bertempat di UKS MTsN Surakarta 1. Vaksinasi dimulai pukul 08.00 – 11.00 secara bergiliran  dan diikuti 192 siswa putri. Pelaksanaan vaksinasi HPV tersebut dalam rangka menyukseskan Program Usaha Kesehatan Sekolah dan Pengendalian Penyakit PD3I tahun 2024 pada Anak Sekolah Menengah Pertama di wilayah binaan Puskesmas. Vaksin HPV digunakan untuk melindungi tubuh dari infeksi HPV dan mencegah kanker genital, terutama kanker serviks.

Sebelum pelaksanaan vaksinasi, Sie UKS MTsN Surakarta 1 telah menyampaikan informasi tersebut pada seluruh siswa putri kelas 9. “Sebelum pelaksanaan saya sampaikan informasi ini ke kelas-kelas. Informasi saya sampaikan secara langsung dengan tujuan agar siswa putri mempersiapkan diri untuk vaksinasi. Ada beberapa hal yang harus disiapkan sebelum vaksin. Pertama, anak harus dalam kondisi sehat (tidak demam atau tidak sedang mengonsumsi obat dari dokter). Kedua, anak diberi motivasi dan informasi tentang pentingnya vaksin tersebut. Ketiga, anak sudah sarapan dan tidak dalam kondisi capek atau kelelahan,”jelas Dewi Nurjanah, Sie UKS.

Tepat pukul 08.00 vaksinasi dimulai. Kegiatan Belajar Mengajar tetap berlangsung seperti biasa. Anak-anak yang mendapat giliran dipanggil melalui pengeras suara. Mereka mengikuti kegiatan vaksin dengan tertib. Meski ada beberapa anak yang merasa takut, tetapi ada juga yang terlihat biasa saja. “Ya..nangis, Bu, sakit og. Saya dari dulu memang takut disuntik. Meski sudah diberitahu tetap takut, Bu,”tutur Sekar, Siswa Kelas 9C. “Kalau saya biasa aja, Bu. Sakit sih tapi nggak papa..paling bentar,”kata Keisha, Siswa 9D. “Ikhtiar sehat, Bu. Sakit dulu, sehat kemudian,” kata Nirmala, Siswa Kelas 9 Sains 3. Beragam tanggapan disampaikan oleh peserta vaksin.

Tim Kesehatan dari Puskesmas juga merasa bersyukur karena pelaksanaan vaksin berjalan lancar. “Meski ada beberapa yang nangis, Alhamdulillah masih bisa dikondisikan. Wajar kalau ada yang merasa takut. Jangankan anak-anak, orang tua pun juga ada yang takut. Tim kami sudah biasa menangani kerewelan anak-anak. Mereka butuh ditenangkan dan dimotivasi tentang pentingnya vaksin HPV, “tutur Dokter Humaira.

Setelah pemberian vaksin HPV, peserta vaksin masuk kembali ke kelas masing-masing dan mengikuti pelajaran. Meskipun mengikuti pelajaran, mereka disarankan untuk tidak beraktivitas berlebihan usai divaksin. Hal tersebut bertujuan untuk memantau kondisi dan mengantisipasi kemungkinan terjadinya efek samping. Meskipun jarang terjadi, ada beberapa keluhan antara lain : nyeri di area suntikan, kemerahan, pembengkakan, sakit kepala, demam, mual dan muntah. Apabila ada yang merasakan gejala tersebut disarankan menghubungi pihak Puskesmas. “Alhamdulillah, vaksinasi HPV di MTsN Surakarta 1 berjalan lancar, semoga anak-anak sehat, pembelajaran lancar, dan prestasi siswa semakin meningkat,”harap Nurul Qomariyah, Kamad.

Asah Bakat Jurnalistik bersama Mahasiswa USAHID

0

 

Sabtu, (16 dan 23/11/  2024) telah dilaksanakan Pelatihan Jurnalistik dari mahasiswi USAHID bertempat di Ruang Digital MTsN  Surakarta 1 dan diikuti oleh seluruh anggota organisasi Jurnalis, Fotografer, dan Videografer Mutiara. baik Dalam kegiatan  tersebut,  peserta mendapatkan materi penulisan  berita. Selain mendapatkan materi, anggota organisasi juga mendapat tugas praktik menulis _softnews_ yang nantinya akan dibantu oleh pihak mahasiswi USAHID untuk diterbitkan di _website_ . Semua peserta pelatihan  terlihat begitu antusias mengikuti kegiatan dengan memperhatikan materi yang diberikan. Sesi akhir  pelatihan diadakan pemberian hadiah bagi siswa teraktif dan pembagian suvenir. Pelatihan ditutup dengan foto dan pembuatan video. Pelatihan berakhir pada pukul 15.00.

Mencari Bakat di serunya Kegiatan Bulan Bahasa

0

Mencari Bakat di serunya Kegiatan Bulan Bahasa

 

Surakarta, Sabtu (26/10/2024), MTsN Surakarta 1 mengadakan Gelar Karya P5RA sekaligus Festival Bulan Bahasa dan Hari Santri. Kegiatan ini mengangkat tema “Literasi Berbudi, Membumi untuk Negeri”. Rangkaian kegiatan  dibuka oleh Kasi Penmad Kementerian Agama Kota Surakarta, Rifhamdani Agam, S.H. Masih dalam rangkaian acara pembukaan, diserahkan donasi buku secara simbolis dari siswa untuk  perpustakaan MTsN Surakarta 1 sekaligus penghargaan untuk pemustaka teladan.

 

Rangkaian acara selanjutnya adalah Festival Bulan Bahasa dan Hari Santri yang diisi dengan berbagai macam lomba, di antaranya:  lomba solo vocal, lomba Pidato Bahasa Jawa, Bahasa Arab, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, adzan, dan tilawah. Keseruan festival ini sekaligus sebagai ajang pencarian bakat siswa.

 

Usai kegiatan lomba, disusul dengan gelar karya P5RA berupa fashion show baju adat dari limbah plastik karya siswa kelas 9. Pada saat yang sama juga ditayangkan film karya kelas 8 bertema Bullying di 5 ruang kelas yang disulap menjadi bioskop mini. Adapun kelas 7 menggelar karya berupa minuman sehat dan mading yang berisikan informasi tentang minuman tersebut. ” Anak- anak selama 2 pekan sudah bekerja sama mengerahkan segenap tenaga, pikiran, dan kerja keras. Semoga memperoleh hasil yang terbaik,” tutur Nurul Qomariyah, Kamad, memberikan motivasi.

 

Cukup banyak agenda bulan bahasa MTsN 1 yang puncaknya dilaksanakan pada hari Sabtu ini. Lima hari sebelumnya madrasah mewajibkan siswa menggunakan bahasa Jawa ketika  berkomunikasi di madrasah yang diberi tajuk sepasar njawani. Agenda lain yang juga diikuti siswa dengan antusias pada acaranya puncak ini adalah Market Day, praktik jual beli dalam rangkaian pembelajaran Fikih. “Saya sangat antusias dalam mengikuti kegiatan market day hari ini dan alhamdulillah dagangan di stand saya sudah laris manis sejak jam 09.10 wib,” tutur Mahira (9A).

 

Puncak acara hari ini ditutup dengan pengumuman hasil lomba baik festival bulan bahasa maupun P5RA dan Market Day. Juara Umum diraih 9Sains3 dan berhak membawa piala bergilir ke kelas.  Siswa-siswi MTsN Surakarta 1 sangat antusias dan menikmati rangkaian  acara Festival dan gelar karya P5RA ini. (Kris)

LDK Membentuk Jiwa Kepemimpinan yang Berkarakter

0

Surakarta – MTsN Surakarta 1 menyelenggarakan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) yang bertempat di Korem Warastratama. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari yaitu Sabtu-Minggu (28-29/09/24) dan diikuti oleh 140 anggota organisasi MTsN Surakarta 1 yaitu OSIM, Paskidraska,Dewan Penggalang, PMR dan Jurnalistik. Pelatihan tidak hanya berupa materi Dasar Kepemimpinan tetapi juga materi fisik. Materi LDK yang disampaikan meliputi : Wawasan Kebangsaan, Kedisiplinan, Bela Negara, dan Kepemimpinan. Tujuan dari kegiatan LDK yaitu meningkatkan kemampuan kepemimpinan dan keterampilan sosial, serta mengembangkan karakter pribadi.

Hari pertama atau tepatnya pada Sabtu,[28/09/2024] matahari yang bersinar terik tidak membuat semangat para peserta LDK menurun. Kegiatan ini diawali dengan upacara yang dilaksanakan di lapangan utama korem Warastratama dan dipimpin oleh Ltd Inf Wahyono. Dalam kesempatan tersebut Kepala MTsN Surakarta 1 juga hadir memberikan sambutannya. Dalam sambutannya Kamad menyampaikan bahwa peserta LDK mampu menerapkan jiwa kepemimpinan dalam dirinya. “Saya berharap jiwa kepemimpinan yang terbentuk mampu membentuk pribadi yang dapat mengarahkan dirinya pada hal-hal yang positif. Selain pada dirinya sendiri, juga pada lingkungan sekitarnya,”harap Nurul, Kamad.

LDK adalah kegiatan rutin tahunan. Kegiatan ini biasanya diselenggarakan setelah para pengurus OSIM yang baru dilantik. Selain diikuti oleh anggota OSIM baru, LDK juga diikuti oleh anggota organisasi lain yang baru. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan kedisiplinan, jiwa kepemimpinan yang tangguh, kerjasama yang baik, serta memiliki jiwa sosial yang tinggi. Kegiatan yang berlokasi di Korem Warastratama melibatkan tentara Korem selaku Pembina dan pembimbimbing kegiatan LDK

Setelah upacara selesai, para peserta LDK diarahkan berbaris di pinggir lapangan untuk melakukan latihan PBB atau Peraturan Baris Berbaris yang diwujudkan dalam bentuk kegiatan fisik guna melatih, disiplin, loyalitas kerjasama sehingga terbentuk jiwa korsa dan mementingkan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi. Seluruh peserta LDK terlihat antusias dalam melakukan setiap gerakan yang diajarkan dalam latihan PBB. Pada pukul 09.10, latihan PBB telah selesai dilakukan dan para siswa kembali diarahkan ke aula Korem untuk mendapat materi tentang wawasan kebangsaan yang disampaikan oleh Serna Sedyoko. Materi ini berakhir sebelum azan Asar berkumandang. Kegiatan dilanjut dengan para siswa yang mengitari halaman korem sebanyak 2 kali putaran dengan mengenakan seragam olahraga. Pada putaran pertama para peserta LDK terlihat bersemangat untuk menyelesaikan lintasannya, begitu pula pada putaran selanjutnya.

Saat menjelang malam, terlihat 3 pengibar bendera sedang menjalankan tugasnya di tiang bendera yang terletak di lapangan utama korem, pengibaran bendera disaksikan oleh beberapa peserta LDK dengan sikap hormat dan tertib. Kemudian seluruh peserta LDK kembali diarahkan untuk berkumpul dan menyanyikan yel- yel organisasi masing-masing. Seluruh yel-yel yang dinyanyikan oleh setiap organisasi memiliki makna tersendiri untuk menjadi semangat dan untuk melambangkan kehebatan masing-masing organisasi. Kegiatan dilanjut dengan berkumpulnya peserta LDK di aula untuk makan malam bersama. Makan malam ini dibuka oleh Zahra, perwakilan dari organisasi Jurnalistik. Para peserta diminta untuk menghabiskan makananya dengan cepat, hal ini dilakukan agar siswa dapat mengatur waktu dengan baik. LDK hari pertama ini ditutup dengan apel malam dan menghafalkan lagu ”Hymne Guru” dan doa tentara.

Sabtu ([29/09/2024] pagi hari telah menghampiri, dimulai dengan Subuh berjamaah dan berbagai persiapan, seperti bersih-bersih dan ganti pakaian sebelum memulai hari terakhir LDK 2024. Persiapan selesai, peserta LDK diarahkan untuk menuju parkiran Korem Warastratama. Setelah berkumpul dan baris dengan rapi, olahraga pagi dimulai. Dipandu oleh Serma Imam Jlinten seluruh peserta LDK mengikuti kegiatan olahraga dan selesai pada pukul 07.05. Kegiatan dilanjut dengan mengantri sarapan pagi yang juga bertempat di parkiran Korem. Parkiran yang ditempati terlihat sangat bersih, luas, dan terbuka sehingga dapat digunakan untuk berbagai kegiatan.

Outbound dilaksanakan setelah sarapan selesai. Sebelum outbound, para peserta dijelaskan juknis game yang akan mereka mainkan. Game yang pertama dimainkan adalah tangkap ekor naga, lalu game selanjutnya adalah permainan Permadani . Outbound ini berjalan lancar. Semua peserta terlihat antusias dan gembira dalam mengikutinya. Kegiatan terakhir ini terlihat berhasil membangkitkan semangat pagi peserta LDK. Hariterakhir LDK ditutup dengan upacara penutupan. Dalam kegiatan tersebut.         (Tim Jurnalis/Diana)

 

MTsN Surakarta 1 Bertabur Prestasi

0

Surakarta- MTsN Surakarta 1 bertabur prestasi pada Sabtu (07/09/2024) di Ajang Cresenta 2024, SEF UNS,  dan  Kejuaraan Lemkari Jawa Tengah. Prestasi yang berhasil diraih di Ajang crescenta tersebut  adalah juara 3 Olimpiade IPA atas nama Nufail Azka Naufa Windarta (9S3), juara 2 Teknologi Tepat Guna atasa nama Aqila Naura Khosy N (9S4) dan Shafa Yumna (9S4), Juara Harapan 1 Poster Digital atas nama Karine Deandra (9S5) dan Kaneira Gefanda (8C). Kemudian  juara 2 lomba Poster  atas nama Gaudiansyah Abiyu (8S4) di ajang Lomba Science Education Fair (SEF) yang diselenggarakan oleh Prodi Pendidikan IPA UNS.  Selain itu, di Ajang Lemkari atas nama Nayaka Anindyo  Irawan (9A) berhasil meraih juara 1 Kata Perorangan Kadet Putra dan juara 1 Kata Beregu Kadet Putra.

Prestasi yang tersebut di atas merupakan prestasi membanggakan yang berhasil diraih oleh siswa MTsN Surakarta 1. Tidak salah jika MTsN Surakarta 1 mempunya tagline “Madrasahnya Para Juara”. Tidak hanya itu saja pada Jumat (06/08/2024) MTsN Surakarta 1 juga berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan capain juara 1 tingkat nasional di Ajang MYRES 2024 dan masih banyak lagi prestasi-prestasi lain di bidang akademik dan nonakademik yang lain.

Para siswa peraih prestasi di Ajang Crescenta 2024 merasa bangga dan bersyukur atas capaiannya. “Alhamdulillah hasil tidak mengkhianati usaha. Alhamdulillah bisa juara, bisa memberikan yang terbaik untuk madrasah. Tapi tidak boleh cepat puas dengan prestasi yang sudah didapat. Masih harus banyak belajar supaya bisa lebih baik lagi,”tutur Nufail, Peraih juara 3 Olimpiade IPA. “Kadang ada sih rasa jenuh atau bosan ketika kita harus bimbingan lomba terus, apalagi kalau lihat teman-teman yang lain lagi main atau istirahat. Tapi berusaha untuk tetap fokus dengan tujuan kita. Ya… berusaha untuk momitivasi diri sendiri dan ternyata perjuangan ini membuahkan hasil yang membanggakan,”jelas Nayaka, Peraih Juara Karate.

Capaian prestasi tersebut tentu tidak lepas dari motivasi yang tinggi dari para siswa dan bimbingan yang luar biasa dari bapak ibu guru pembimbing. Persiapan untuk mengikuti lomba biasanya diadakan seleksi dulu tingkat madrasah. Para siswa yang lolos dalam seleksi akan dibimbing oleh bapak ibu guru pembimbing. Para siswa yang mengikuti bimbingan biasanya meninggalkan jam pelajaran untuk mengikuti bimbingan tersebut. “Anak-anak yang mengikuti lomba biasanya kami beri dispensasi untuk meninggalkan jam pelajaran. Bahkan jam istirahat pun mereka relakan untuk mendapatkan bimbingan dari bapak ibu guru pembimbing. Dengan kemauan dan disiplin dalam bimbinganlah yang bisa membawa siswa MTsN Surakarta 1 berhasil meraih juara tersebut,”jelas Danang. “Selain itu, kerja keras bapak ibu guru pembimbing juga perlu diapresiasi. Beliau-beliau kadang merelakan waktu isirahat dan jeda mengajarnya untuk membimbing anak-anak,”tambah Danang.

Capaian prestasi  para siswa di berbagai ajang lomba memang membanggakan bagi MTsN Surakarta 1. Hal tersebut memberikan dampak positif bagi madrasah. Ternyata tagline “Madrasahnya Para Juara” berhasil diwujudkan. Hanya saja hal tersebut tidak boleh membuat segenap civitas akademika MTsN Surakarta 1 untuk tidak cepat puas dengan taburan prestasi yang dicapai. Nurul Qomariyah selaku Kepala Madrasah merasa bangga dan terus memotivasi siswa dan bapak ibu guru pembimbing. “Terima kasih anak-anakku atas capaian prestasinya. Terima kasih bapak ibu guru pembimbing. Semoga semua lelah bapak ibu menjadi lillah. Semoga prestasi ini tidak melenakan kita. Semoga prestasi ini membuat kita terus bersemangat untuk membawa madrasah kita semakin berjaya dengan banyaknya juara,”harap Nurul. (Diana/Tim Jurnalis)

Tim MYRES MTsN Surakarta 1 Raih Medali Emas

0

MTsN Surakarta 1 kembali meraih kemenangan dengan perolehan juara 1 pada Ajang  Madrasah Young Research Super Camp (MYRES) Tingkat Nasional 2024 di Bidang Ilmu Keagamaan Islam, yang diselenggarakan oleh Direktorat KSKK Madrasah, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, dan Kementrian Agama Islam Republik Indonesia. Hasna Arum Kamila (9A), Kiara Anandya Maharani (9B) dan Andira Najma Ats Tsagaara (9B) merupakan peneliti muda  MTsN Surakarta 1 yang sudah mengharumkan nama madrasah tercinta di Ternate, Maluku Utara pada Selasa-Jumat (3-6/09/ 2024).

Judul penelitian yang mereka angkat adalah ”Akulturasi Budaya Lingkungan Masjid Laweyan; Mengalihfungsikan Pura Sebagai Masjid Tertua di Surakarta”. Pembimbing para peneliti muda ini, adalah guru-guru MTsN Surakarta 1 yang hebat yaitu Jauharul Fuad Rohas A, M.Pd. dan Nirmala Fitri Qomariyah, S.Pd. MYRES adalah kompetisi bergengsi untuk menumbuhkan budaya meneliti di kalangan siswa madrasah sekaligus ajang pendorong pencapaian hasil penelitian yang orisinal, berkualitas serta kompetitif.

Ada 3 tahap yang dilalui Tim MYRES, di tahap pertama yaitu seleksi proposal dengan kuota 120 proposal yang lolos. Di tahap kedua yaitu presentasi dengan kuota 30 tim yang lolos. Tim Myres MTsN Surakarta 1 lolos di tahap kedua. Setelah lolos di tahap kedua,  di tahap ketiga mereka melakukan penelitian mengenai akulturasi yang terjadi di Masjid Laweyan yang dulunya adalah sebuah pura. Mereka melakukan observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan pihak terkait lalu mengumpulkan data-data dan mencari penelitian yang relevan dengan penelitian. Setelah penelitian selesai, Tim Myres mempresentasikan hasil penelitian mereka. Babak ini menjadi babak penentu 6 besar yang akan diterbangkan ke Ternate, Maluku Utara untuk babak grand final.

Hari pertama  tepatnya pada Selasa  (03/09/2024) di Ternate, mereka mengikuti acara pembukaan KSM dan MYRES 2024. Setelah pembukaan, agenda berikutnya adalah presentasi final atau presentasi secara langsung di hadapan juri.  Selain itu, Tim Myres MTsN Surakarta 1 juga wajib mengikuti acara Expo pada Kamis (05/09/2024) yaitu pameran yang bertujuan memamerkan penelitian  yang sudah dilakukan. Rangkaian acara berikutnya  pada Jumat (06/09/2024) merupakan puncak acara yaitu penutupan sekaligus pengumuman kejuaraan KSM dan MYRES 2024. Pada hari tersebut merupakan hari yang paling menegangkan untuk Tim Myres MTsN Surakarta 1 bahkan untuk tim-tim yang lain.

Tahapan demi tahapan yang sudah dilalui Tim Myres MTsN Surakarta 1 tentu saja tidak mudah. Setiap tahapan yang dijalani selalu ada cerita baik suka maupun duka. Kadang ketika sudah berada di titik yang merasa jenuh saat latihan presentasi dan take videonya yang diulang-ulang menangis mungkin menjadi salah satu hal yang paling sering dilakukan. Alhamdulillah dengan kesabaran guru pembimbing, motivasi dari kepala madrasah menjadi support untuk Tim Myres.  Kiara Anandya, salah satu Tim Myres menyampaikan bahwa dia menikmati setiap proses dari setiap tahapan MYRES, karena melakukan penelitian dengan 2 teman dekatnya tak akan bisa diulangi lagi. “Sangat senang bisa melakukan penelitian ini, apalagi bertemu dengan orang-orang hebat yang menginspirasi dan memotivasiku,” tutur Kiara Anandya.

Sungguh  istimewa kemenangan yang sudah diperoleh ini. Faktanya, MTsN Surakarta 1 sudah pernah meraih juara 3 MYRES pada tahun 2021, juara 2 MYRES pada tahun 2023, dan juara 1 pada tahun 2024. Capain ini tentunya penuh perjuangan dan banyak hal yang harus dipersiapkan. Myres ini merupakan kompetisi penelitian tim yang memerlukan kekompakan dan kerja sama.  Andira Najma, salah satu Tim Myres  mengatakan “Tentu ada struggle entah dari internal maupun eksternal, kami harus bisa menjaga mood  satu sama lain agar tidak ada yang terbebani karena butuh kerjasama dan semangat untuk bisa saling membantu.”

“Jangan takut untuk keluar dari zona nyamanmu dan jangan takut untuk mencoba. Karena kita tidak tahu ada berapa ribu keberuntungan yang menanti kita saat ini. Jadi langsung mulai dari diri kamu sendiri, tak usah menunggu orang lain,” tutur Kiara Anandya. “Memang kita harus semangat untuk bergerak lebih lagi agar pengalaman hebat kita miliki. Tentunya usaha yang maksimal dan berdoa kepada Allah juga kunci agar kita berhasil meraih sesuatu”,ucap Hasna, Tim Myres. Terima kasih  bapak ibu guru pembimbing atas segala perjuangannya. Terima kasih Ibu Kepala Madrasah MTsN Surakarta dengan semua motivasi dan suportnya. Terima kasih pada bapak ibu guru dan pegawai atas doa dan dukungannya,”tambah Hasna.(Andalusia/Diana)