SURAKARTA — Suasana lapangan MTsN Surakarta 1 tampak berbeda dan penuh kekhidmatan pada Kamis (1/10/2026). Ratusan siswa bersama bapak/ibu guru dan tenaga kependidikan, serta mahasiswa PLP UIN Salatiga berkumpul erat dalam satu barisan. Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini tak sekadar menjadi ritual tahunan, melainkan panggung peneguhan nilai-nilai kebangsaan yang dipadukan dengan kepemimpinan baru dan apresiasi prestasi tingkat nasional.

 

Upacara yang dimulai tepat pukul 07.15 WIB ini dipimpin secara lugas dan presisi oleh Tim Paskibraka madrasah (Paskidraska). Di bawah naungan langit pagi, seluruh peserta upacara menyimak rangkaian acara dengan tenang, tertib, dan penuh rasa .

Salah satu agenda utama yang paling dinantikan adalah Pelantikan Pengurus OSIM MTsN Surakarta 1 masa bakti 2026/2027. Prosesi pengucapan sumpah dan janji pengurus baru dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Nurul Qomariyah, disaksikan oleh seluruh keluarga besar madrasah.

 

 

Mengusung semangat keterbukaan dan perbaikan berlanjut, kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Aisyahh Aqilah Z. (Ketua OSIM 2026/2027) siap menghadirkan terobosan positif. “Kami menyediakan lembar saran dan kritik terkait pelaksanaan program kerja OSIM periode sebelumnya. Masukan tersebut akan menjadi bahan evaluasi utama kami untuk menyusun serta menjalankan program kerja di periode sekarang agar lebih relevan dan berdampak,” ujar Aqila mantap.

Kebahagiaan madrasah kian memuncak saat seluruh peserta upacara memberikan penghormatan khusus kepada Tim Aksara MTsN Surakarta 1. Pasangan peneliti muda dari kelas 9 Sains 3, Khansa Azzahra Alifa dan Aisha Ilfa Dilla, sukses mengharumkan nama madrasah di kancah nasional dengan meraih Medali Perak dalam ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2026 bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).

 

 

Di bawah bimbingan intensif mentor penelitian, Jauharul Fuad Rohas Albanna dan Bu Nirmala Fitri Qomariah, Tim Aksara mengusung karya ilmiah berjudul: “Harmoni Masyarakat dalam Bingkai Jagad Cilik: Aktualisasi Naskah Kuno Karya Pujangga Kerton Surakarta dalam Menghadapi Krisis Kesantunan Generasi Z”.

Penelitian ini mengangkat nilai-nilai kearifan lokal Surakarta sebagai solusi konkret dalam menjawab tantangan krisis etika dan kesantunan di kalangan remaja masa kini.

“Pasti terharu dan senang sekali, karena ini ajang yang sangat bergengsi. Terlebih lagi, ini adalah kali pertama madrasah kita berhasil lolos hingga membawa pulang Medali Perak OPSI di tingkat nasional,” ungkap Khansa penuh haru.

Rangkaian acara diakhiri dengan penyerahan apresiasi dan ucapan selamat secara langsung kepada Tim Aksara. Perpaduan antara penanaman nilai luhur Pancasila, pembentukan karakter kepemimpinan OSIM yang jujur dan bertanggung jawab, serta raihan prestasi tingkat nasional ini menjadi bahan bakar semangat baru bagi seluruh siswa. MTsN Surakarta 1 membuktikan bahwa penguatan karakter dan keunggulan akademik dapat berjalan beriringan menuju madrasah yang makin berprestasi dan mendunia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini