SURAKARTA — Lantunan ayat suci Alquran terdengar syahdu memecah keheningan sore di halaman MTsN Surakarta 1 pada Sabtu (06/06/2026). Hari tersebut menjadi momen bersejarah dan penuh haru bagi keluarga besar Asrama Baitul Hikmah. Bukan sekadar perpisahan biasa, sore itu digelar acara Tasyakuran Kelulusan dan Khatmil Quran Siswa Kelas 9 yang berlangsung sederhana, namun sarat akan makna dan nilai spiritual.
Acara ini dihadiri oleh seluruh penghuni asrama dari kelas 7 hingga kelas 9, serta didampingi penuh oleh para guru dan pembina yang selama ini menjadi orang tua kedua mereka di asrama.
Sejak awal dimulai, atmosfer kebersamaan begitu terasa. Acara dipandu dengan apik oleh duet MC dari kelas 7, Lathifah (7 Tahfidz) dan Vita (7 S6). Suasana hangat makin terbangun saat perwakilan siswa menyampaikan pesan dan kesan mereka. Lathif (9 Tahfidz) yang mewakili wisudawan menyampaikan rasa terima kasih dan permohonan maaf, yang kemudian disambut dengan untaian doa dan harapan dari adik kelas mereka, Lutfia (8 Tahfidz).
Salah satu momen yang mencuri perhatian adalah penampilan spesial dari kelas 9 yang membawakan lagu Walisongo. Penampilan yang penuh penghayatan ini berhasil memukau para hadirin, sekaligus mengobarkan semangat kebersamaan dan rasa cinta pada tanah air serta para ulama. Setelah itu, tibalah pada inti acara spiritual, yaitu prosesi Khatmil Quran, sebagai simbol kelulusan mereka yang berkah dan Qur’ani.
Kepala MTsN Surakarta 1 Nurul Qomariyah dalam sambutannya memberikan pesan mendalam kepada para lulusan. Beliau menekankan bahwa kelulusan bukanlah akhir, melainkan gerbang baru di mana para santri harus tetap kokoh menjaga akhlak mulia, merawat tali persaudaraan, dan menjaga hubungan pertemanan yang telah jalin di asrama.
Sejalan dengan pesan tersebut, Ustaz Afnan Zain Muzakki dalam ceramahnya yang bertajuk “Santri Masa Depan: Berjiwa Qur’ani, Pemikir Kreatif, Berakhlak Mulia” memberikan motivasi yang sangat inspiratif.
”Syukurilah setiap waktu dan kesempatan yang kalian miliki. Tumbuhkan rasa menghargai diri sendiri dengan menjaga pikiran serta perasaan agar tetap positif. Berhati-hatilah dalam ucapan dan prasangka, karena Allah SWT memperlakukan hamba-Nya sesuai dengan prasangkanya,” pesan Ustaz Afnan hangat.
Beliau juga mengajak para santri untuk selalu meluruskan niat dalam menuntut ilmu dan menjadikan Alquran sebagai kompas utama dalam mengarungi masa depan.
Acara tasyakuran ini juga menjadi panggung apresiasi bagi para santri yang telah mengukir prestasi gemilang, baik di bidang akademik maupun keagamaan. Di antaranya adalah
Athifah Dhinni Ulya (9 S6) memleroleh nilai TKA Sempurna (100) pada Mapel Bahasa Indonesia
Khairil Azzam Al Qutbi (9 Tahfidz) hafal 14 Juz,
Azfa Zahida (9 Tahfidz) hafal 11 juz. Nilai amumulasi akademi terbaik diraih oleh Maulida Qonita Firdaus (9S6) dan Ahsan Muhammad (9 Tahfidz) serta santri yang lolos ke sekolah unggulam yaitu Syifa Azzahra (9S6) ke SMA Taruna Nusantara, Azra Zahida ( 9 Tahfidz) dan Naurayya Samara ke MAN PK, Saidatul Chasna’ ke MAN 2 Kudus.
Melalui momentum Khatmil Quran dan kelulusan ini, Asrama Baitul Hikmah MTsN Surakarta 1 berharap para alumni tidak hanya membawa pulang ijazah, tetapi juga membawa nilai-nilai Alquran ke tengah masyarakat.
Selamat berjuang menuju masa depan, para santri pilihan. Semoga ilmu, hafalan, dan akhlak yang telah ditempa di asrama menjadi lentera yang menerangi jalan kalian dalam meraih cita-cita yang berkah serta bermanfaat bagi agama, bangsa, dan sesama.

















