SURAKARTA – Hari Minggu biasanya menjadi waktu untuk bersantai, namun tidak bagi para relawan muda ini. Mengambil momentum akhir pekan, PMR MTsN Surakarta 1 menggelar aksi sosial bertajuk Kegiatan Dapur Umum dan Berbagi Makanan pada Minggu (31/5/2026). Aksi ini menjadi bukti nyata bahwa usia muda bukanlah halangan untuk menebar kebaikan dan kepedulian di tengah masyarakat.
Kegiatan ini menjadi momen istimewa karena mempertemukan berbagai generasi relawan. Dipandu oleh Pembina/Inti (Penti) PMR, aksi ini menggerakkan seluruh anggota aktif serta para alumni PMR yang sengaja meluangkan waktu untuk pulang dan ikut berkontribusi.
Semangat kemanusiaan sudah berdenyut di lingkungan MTsN Surakarta 1 sejak pukul 07.00. Halaman sekolah sekolah disulap menjadi pusat produksi makanan yang penuh dengan kehangatan. Dengan penuh tawa dan semangat gotong royong, para siswa dan alumni bahu-membahu memasak, menata, hingga mengemas makanan ke dalam kotak.
Hasil kerja keras kolektif ini berhasil merampungkan 60 kotak makanan siap saji yang higienis dan bergizi.
“Suasana kebersamaan sangat terasa. Kehadiran para alumni juga memberikan suntikan energi dan motivasi luar biasa bagi adik-adik kelasnya,” ujar sen Ardan.
Tepat pukul 09.00 seluruh makanan dikemas rapi, para peserta dibagi menjadi beberapa kelompok distribusi agar penyaluran berjalan efektif dan merata. Selama satu jam penuh hingga pukul 10.00 WIB, relawan muda ini menyisir empat titik strategis di Surakarta, yaitu:
Area RS Brayat Minulya
Pasar Burung Depok
Kawasan Manahan
Sekitar SMA Al Azhar Syifa Budi Solo
Dengan senyum ramah dan sapaan hangat, mereka membagikan kotak makanan tersebut kepada pejuang jalanan yang ditemui, seperti tukang parkir, pengemudi becak, petugas kebersihan, hingga pekerja harian.
Bagi PMR MTsN Surakarta 1, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas membagikan nasi kotak. Ini adalah laboratorium hidup untuk mengasah empati dan mempraktikkan prinsip kemanusiaan secara langsung. Lewat interaksi singkat di jalanan, para siswa belajar untuk lebih peka terhadap kondisi sosial di sekitar mereka.
Harapan besar pun tumbuh dari aksi ini. Kegiatan Dapur Umum ini diharapkan tidak berhenti sampai di sini, melainkan menjadi agenda berkelanjutan. Dengan begitu, virus kebaikan dan semangat kepedulian sosial akan terus tumbuh subur di dada setiap peserta didik MTsN Surakarta 1, sekaligus membawa manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Solo.

















