SURAKARTA — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh keluarga besar MTsN Surakarta 1. Sejumlah alumninya berhasil diterima di salah satu sekolah unggulan nasional berstandar internasional, yakni SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB). Untuk memotivasi adik-adik kelasnya, para alumni hadir kembali ke madrasah dan membagikan pengalaman serta strategi jitu lolos seleksi yang terkenal ketat.
Dalam sesi promosi dan testimoni di MTsN Surakarta 1, Kak Ilham dan Kak Humaira mengungkapkan bahwa kunci utama menembus SMA KTB maupun sekolah favorit lainnya adalah konsistensi dalam berlatih soal.
“Perbanyak latihan soal. Ini kepake banget bukan cuma buat KTB, tapi buat masuk SMA unggulan mana pun. Soalnya standarnya mirip-mirip,” ujar Kak Ilham. Ia menambahkan bahwa seleksi KTB memiliki perbedaan utama berupa kewajiban tes kemampuan bahasa Inggris berstandar internasional, IELTS, dengan target skor minimal mencapai 8,0.
Selain kesiapan akademis, poin paling inspiratif dari testimoni ini adalah pentingnya peran bimbingan guru di madrasah. Ibu Venti, pengisi sosialisasi SMA Kemala Taruna Bhayangkara dari Polresta Kota Surakarta, menegaskan bahwa waktu belajar di kelas yang hanya sekitar 40 menit per jam pelajaran tidak akan cukup untuk menguasai materi seleksi.
“Jangan tunggu guru yang mencari kalian, tapi kalianlah yang harus mencari guru. Kalau bingung soal, kalau ketinggalan tugas, langsung tanya. ‘Bu, ini jawabannya gimana ya?’ Guru-guru MTsN 1 pasti akan jawab dengan senang hati,” pesan Ibu Venti.
Pesan mendalam juga disampaikan oleh Kak Humaira untuk membakar semangat juang siswa-siswi kelas 9 agar tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita.
“Hiduplah seakan kamu mati besok, tetapi belajarlah seperti kamu hidup selamanya. Artinya jika kita merasa besok akan mati maka kita akan melakukan hal sebaik-baiknya kepada orang lain, kemudian belajarlah seperti kamu hidup selamanya maka kamu akan mengais ilmu setiap harinya ada hal yang lebih baik dan lebih nyata,” tutur Kak Humaira.
Kehadiran para alumni ini tidak hanya memberikan informasi teknis tentang pendaftaran, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa lulusan MTsN Surakarta 1 mampu bersaing di tingkat nasional dan menembus sekolah unggulan terbaik di Indonesia.












