SELAMAT DATANG DI SITUS RESMI MTSN 1 SURAKARTA - SITUS INI MERUPAKAN MEDIA INFORMASI DAN KOMUNIKASI ANTARA PESERTA DIDIK MAUPUN MASYARAKAT UNTUK MENGETAHUI INFORMASI DAN KEGIATAN-KEGIATAN LEBIH LANJUT YANG DILAKSANAKAN DI SATUAN PENDIDIKAN MTSN 1 SURAKARTA

MTsN 1 Surakarta Melek Finansial! Kemenkeu Mengajar Hadir di Hari Pahlawan

0

Surakarta — MTsN Surakarta 1 menyelenggarakan peringatan Hari Pahlawan yang bertepatan dengan pelaksanaan kegiatan Kemenkeu Mengajar ke-10 pada Senin (10/11/2025). Acara yang mengusung tema “Mengenal Uang Kita, Membangun Masa Depan” ini bertujuan untuk menanamkan nilai kepahlawanan sekaligus meningkatkan literasi keuangan siswa.

Kegiatan diawali dengan upacara peringatan Hari Pahlawan dengan Pembina Ibu Herlin Sulismiyarti Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas, Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Jawa Tengah II dan berlangsung dengan khidmat. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan pesan pentingnya memahami keuangan agar para siswa dapat mengelola dan memanfaatkan uang secara bijak untuk masa depan. Beliau juga berpesan kepada seluruh siswa untuk semangat belajar dan jangan menyerah serta amanah. Turut hadir dalam acara ini adalah Kak Hajar Maulansyah, Alumni MTsN Surakarta 1 yang kini berkarir sebagai pegawai Bea Cukai di bidang akuntansi.

Kemenkeu Mengajar adalah kegiatan kerelawanan tahunan yang diinisiasi oleh para pegawai Kementerian Keuangan. Program ini berupa satu hari mengajar secara sukarela di sekolah-sekolah, mulai dari tingkat SD, SMP, hingga SMA/Sederajat, di seluruh Indonesia. Tujuannya adalah untuk menginspirasi pelajar, mengenalkan peran Kementerian Keuangan, dan meningkatkan literasi keuangan generasi muda.

Di MTsN 1 Surakarta, kegiatan ini diisi dengan penyampaian materi pembelajaran di kelas 7S1, 8S1, 8S2, 8S3, 8S4, dan 9S1. Materi yang disampaikan meliputi siklus APBN, Bea Cukai, dan Pajak, serta tips praktis mengelola keuangan dengan baik.

Tips mengelola Keuangan dari Ibu Herlin yaitu Membuat jadwal pengelolaan dan pengeluaran, serta mengategorikan kebutuhan agar dapat menabung dan menghindari pemborosan yang berlebihan.

Acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan, termasuk tari semapore dari ekstrakurikuler Pramuka yang dipadukan dengan lagu semangat, serta atraksi baris-berbaris dan yel-yel penuh energi dari Paskibra. Setelah sesi pembelajaran di kelas selesai, acara ditutup dengan penampilan tari Saman dan alunan musik islami dari ekstrakurikuler Hadroh di aula, yang dihadiri oleh seluruh siswa, guru, dan tim. Kementerian Keuangan. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan jargon semangat yang dipimpin oleh Kak Maya dari Kementerian Keuangan.

Melalui Kemenkeu Mengajar, siswa MTsN 1 Surakarta diharapkan memperoleh wawasan baru tentang sistem keuangan negara Indonesia dan terdorong untuk mengelola keuangan secara cermat dan bertanggung jawab, menumbuhkan pemahaman serta kesadaran finansial sebagai generasi penerus bangsa.

Gefa dan Avika Harumkan Nama MTsN Surakarta 1 di ICE BSD

0

Baru-baru ini, dua siswi berbakat dari MTsN Surakarta 1 berhasil meraih prestasi membanggakan di ajang Olimpiade Teknologi Nasional (OTN) tingkat nasional. Kedua siswi tersebut adalah Kaneira Gefanda dari kelas 9C yang meraih Juara 1 kategori Gambar Digital, serta Avika Selviana Putri dari kelas 7S2 yang berhasil meraih Juara 2 kategori Presentasi Teknologi.

Kompetisi ini diselenggarakan di ICE BSD City, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten, Indonesia.

Keduanya menunjukkan kemampuan terbaik dalam bidang teknologi dan membuktikan bahwa siswa-siswi MTsN Surakarta 1 mampu bersaing serta berprestasi di tingkat nasional.

Perjalanan menuju kemenangan ini tentu tidak mudah. Kedua siswi tersebut telah melalui proses yang panjang dan penuh tantangan. Seperti disampaikan oleh Gefa (sapaan Kaneira Gefanda) dari kelas 9C, “Saya langsung memfokuskan diri pada konsep gambar yang akan saya buat. Pertama, saya menentukan bentuk ilustrasi dengan menggambar berbagai macam pose dan komposisi sampai menemukan versi yang saya sukai. Selain itu, saya juga melihat portofolio para juri agar dapat menyesuaikan jenis ilustrasi yang mereka sukai,” tutur Gefa.

Babak penyisihan dilakukan secara daring pada tanggal 13 Oktober 2025, sedangkan babak final dilaksanakan pada tanggal 23–26 Oktober 2025, dengan lomba Gambar Digital berlangsung pada 25 Oktober 2025.

MTsN Surakarta 1 yang dikenal sebagai “Madrasahnya Para Juara” , ini telah banyak menorehkan prestasi dan senantiasa mendukung para siswanya dalam mengembangkan bakat dan potensi terbaik mereka melalui bimbingan guru dan tendik yang berdedikasi tinggi.

Kemenangan ini tidak hanya membawa kebanggaan bagi kedua siswi tersebut, tetapi juga bagi madrasah. Hal ini membuktikan bahwa dengan kerja keras, tekad kuat, dan semangat pantang menyerah, prestasi luar biasa dapat diraih.

Selain itu, Avika dari kelas 7S2 juga menyampaikan pesan inspiratif bagi teman-teman siswa lainnya, “Jangan menyerah untuk mengejar mimpi, jika kita menyerah maka kita tidak akan pernah berhasil. Teruslah bekerja keras, pantang menyerah, dan percaya diri bahwa kamu bisa,” tutur Avika.

Selamat kepada Kaneira Gefanda dan Avika Selviana Putri atas prestasi gemilang yang diraih. Semoga keberhasilan ini menjadi awal dari banyak kesuksesan di masa depan, serta menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lainnya untuk terus berprestasi.

Dengan kemenangan ini, MTsN Surakarta 1 semakin membuktikan diri sebagai madrasah yang unggul dan berprestasi. “Kami menantikan prestasi luar biasa berikutnya. Terus semangat anak- anakku, buktikan bahwa kita bisa dan mampu untuk membawa MTsN Surakarta 1 semakin berjaya,”ujar Nurul Qomariyah, Kamad.

Puncak Hari Santri dan Bulan Bahasa MTsN Surakarta 1 Dimeriahkan Chiki dan Dukungan Pejabat

0

Surakarta- Suasana MTsN Surakarta 1 pada hari Kamis (24/10/2025) dipenuhi keceriaan dan semangat yang luar biasa dalam acara Puncak Perayaan Hari Santri dan Bulan Bahasa. Kegiatan akbar ini menjadi penutup rangkaian lomba dan edukasi yang diselenggarakan semakin meriah berkat dukungan penuh dari sponsor utama, camilan favorit Chiki.

Acara yang bertajuk “Chiki Datang, Keseruan Tiba!” ini dibuka dengan penampilan memukau dari berbagai ekstrakurikuler madrasah, seperti hadrah, saman, dan paski. Kemeriahan memuncak saat bintang tamu spesial, Ahmad Fahry, tampil dan sukses membakar semangat seluruh siswa dan guru yang hadir.

Perhelatan ini mendapat apresiasi tinggi dari berbagai pihak. Hadir dalam kegiatan tersebut, Bapak Rifhamdani Agam, Kasi Pendidikan Madrasah yang mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta, Bapak Ulin Nur Hafsun dan Ibu Endang Sabar Widianingsih, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) yang mewakili Walikota Surakarta.

Bapak Rifhamdani Agam dalam sambutannya menyatakan dukungan penuh dan apresiasi tinggi terhadap inisiatif MTsN Surakarta 1 dalam kegiatan ini. “Kegiatan ini adalah bukti nyata bahwa madrasah tidak hanya fokus pada ilmu agama, tetapi juga aktif mengembangkan bakat, kreativitas, dan literasi siswa, yang selaras dengan nilai-nilai Hari Santri dan Bulan Bahasa. Kami dari Kemenag sangat mengapresiasi kolaborasi yang mampu menghadirkan keceriaan edukatif seperti ini,” ujarnya.

Sementara itu, Ibu Endang Sabar Widianingsih menekankan pentingnya nilai-nilai kepribadian santri bagi generasi muda.

“Kami melihat semangat Hari Santri ini harus terus ditanamkan. Menekuni nilai-nilai santri seperti cinta tanah air, disiplin, dan berakhlak mulia sangat penting untuk membentuk karakter generasi muda yang unggul. Kami berterima kasih kepada MTsN Surakarta 1 yang telah memfasilitasi penanaman nilai ini melalui kegiatan yang menyenangkan dan inspiratif,” kata Kabag Kesra mewakili Pemerintah Kota Surakarta.

Selain sambutan dan penampilan utama, kemeriahan diisi dengan berbagai games, _fun quiz,_ dan karaoke dengan hadiah menarik dari Chiki. Puncak acara juga ditandai dengan seremoni pembagian hadiah bagi para pemenang perlombaan Hari Santri dan Bulan Bahasa. Para siswa antusias berfoto di _photo_ _booth_ yang disediakan, menjadikan momen ini sebagai kenangan tak terlupakan.

Kepala MTsN Surakarta 1 mengucapkan terima kasih kepada Chiki atas dukungan sponsor yang telah membawa energi po gasitif dan keceriaan bagi seluruh warga madrasah. “Kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Chiki yang telah menjadi sponsor utama dan membawa keceriaan luar biasa. Semoga melalui kegiatan ini, anak-anak kami tidak hanya terhibur, tetapi juga semakin semangat dalam belajar, berprestasi, dan menjadi generasi yang menjunjung tinggi nilai-nilai santri,” tutup Nurul Qomariyah Kepala Madrasah.

Semarak Hari Santri dan Bulan Bahasa MTsN Surakarta 1: Panggung Bakat dan Tonggak Awal Literasi Digital

0

SURAKARTA – MTsN Surakarta 1 menggelar perayaan Hari Santri dan Bulan Bahasa yang spektakuler pada Rabu, 22 Oktober 2025. Dengan mengusung tema “Mengawal Santri Digital yang Beretika, Menuju Madrasah Mendunia”, kegiatan ini menjadi ajang kreativitas siswa sekaligus menandai langkah maju madrasah di era digital.

Rangkaian perlombaan menjadi inti utama perayaan, memecahkan rekor keragaman kategori yang diikuti oleh siswa dari berbagai kelas. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah Lomba Pidato Empat Bahasa, yang mencakup Bahasa Indonesia, Jawa, Inggris, dan Arab.

“Kegiatan ini bukan hanya soal kompetisi, tapi meneladani perjuangan para santri dalam mempertahankan kemerdekaan dan menjaga nilai keislaman,”tutur Budi Santosa, Waka Humas. Dalam kesempatan yang sama, beliau menekankan pentingnya etika santri di tengah derasnya arus digital.

Siswa-siswi menunjukkan bakat luar biasa mereka dalam 14 kategori lomba lain, meliputi:

Baca Puisi, _Storytelling_ , Menulis Cerpen, Kaligrafi, dan Membuat Poster.

Lomba keagamaan meliputi Azan, MTQ, dan MHQ. Selain itu, l Solo Vocal dan Lomba Ranking 1.

Tak ketinggalan, siswa-siswi kelas 9 turut memeriahkan suasana dengan gelaran _Market Day,_ untuk mengaplikasika ilmu kewirausahaan secara langsung.

Sejalan dengan semangat “Madrasah Mendunia” dan tema digital, perayaan Hari Santri tahun ini dibarengi dengan gebrakan teknologi: _Launching_ _Digital Library_ _(DIGILIB)_ MTsN Surakarta 1.

Tepat setelah upacara Hari Santri, seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan serempak melakukan aksi mengunduh aplikasi _DIGILIB_ MTsN Surakarta 1 melalui _Playstore_ . Aksi ini menegaskan komitmen madrasah untuk meningkatkan budaya literasi digital dan menyediakan akses buku yang lebih mudah dan modern bagi seluruh warga sekolah.

Perlombaan yang berfokus pada bahasa, seni, dan nilai keislaman, dipadukan dengan peluncuran perpustakaan digital, mengirimkan pesan kuat: MTsN Surakarta 1 siap mencetak generasi santri yang kreatif, berprestasi, beretika, dan melek teknologi.

“Kami sangat bangga dengan kreativitas dan bakat siswa-siswa kita. Semoga kegiatan ini terus menjadi inspirasi bagi mereka untuk terus berkarya,” tutur Joko Susilo.

Penilaian dan Visitasi SSK di MTsN Surakarta 1: Verifikasi Lapangan dan Komitmen Menuju Generasi Emas 2045!

0

Surakarta – MTsN Surakarta 1 semakin memantapkan langkahnya sebagai institusi pendidikan yang berkomitmen penuh terhadap isu kependudukan. Pada Selasa (14/10/2025), madrasah ini menerima kunjungan Tim Penilai Lomba Sekolah Siaga Kependudukan (SSK). Kunjungan ini merupakan tahapan lanjutan yaitu tes lapangan, setelah MTsN Surakarta 1 berhasil masuk dalam 5 besar tingkat kota.

Tes lapangan atau visitasi ini bertujuan untuk memverifikasi secara langsung kesesuaian antara berkas program SSK yang telah diunggah dengan implementasi nyata dan keberlanjutan program di madrasah.

Kegiatan dibuka secara khidmat di ruang digital. Kepala Madrasah, Nurul Qomariyah menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan untuk menunjukkan komitmen madrasah. Perwakilan tim penilai, Alfan Bahtiar Syah menjelaskan bahwa inti dari kunjungan ini adalah penilaian langsung terhadap pelaksanaan program.

Dalam sesi wawancara, tim penilai menekankan tiga indikator utama penilaian SSK yang harus diimplementasikan secara holistik yaitu :

Integrasi Mata Pelajaran: Penyisipan nilai-nilai kependudukan ke dalam berbagai bidang studi.

Integrasi Ekstrakurikuler: Penerapan pengetahuan kependudukan secara praktik melalui kegiatan seperti Pramuka dan PMR.

Pemanfaatan Pojok Kependudukan seperti ketersediaan dan pemanfaatan sarana diskusi dan literasi isu kependudukan bagi siswa.

Selain implementasi, Elyana, tim penilai juga menyoroti pentingnya publikasi melalui media sosial sekolah (Instagram, YouTube, website). “Banyak sekolah sudah melaksanakan dengan baik, namun kurang terekspos,” ujar Elyana. Beliau menegaskan bahwa publikasi merupakan kunci agar pencapaian terpantau penilai di tingkat yang lebih tinggi.

Lebih lanjut, ditegaskan bahwa kunci utama keberhasilan program SSK terletak pada dua hal: komitmen kepala madrasah dan komitmen guru pengampu mata pelajaran.

“Jika kepala sekolah memiliki komitmen kuat dan guru-gurunya juga berinovasi dalam pembelajaran, maka keberhasilan SSK sudah bisa dikatakan 100% tercapai,” tegas Elyana.

Tim juri memberikan saran agar madrasah terus berinovasi dan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak. Namun, tantangan terbesar justru ada pada kemauan generasi muda itu sendiri atau pada siswa untuk menjadi Generasi Emas 2045 yang mau belajar, beradaptasi, dan terus berkembang.

Diharapkan, program SSK di MTsN Surakarta 1 tidak hanya mencapai visi dan misi madrasah, tetapi juga menjadi percontohan bagi madrasah lain di lingkungan Kementerian Agama dalam mengembangkan Sekolah Siaga Kependudukan.

Siswa MTsN Surakarta 1 Buktikan Tagline ‘Madrasah Mendunia’: Lavinia Sita Bhirowo Melenggang ke Misi Budaya di Jepang

1

SURAKARTA – Lavinia Sita Bhirowo, siswa berprestasi dari MTsN Surakarta 1 dan Duta Budaya Jawa Tengah, akan mengibarkan bendera Indonesia dalam mis Reconnecting i kebudayaan internasional di Amakusa, Kumamoto Prefecture, Jepang. Misi bertajuk ” Mission to Japan: Art Exhibition, Cultural Exchange and Dissemination in Am Cultural akusa” ini akan berlangsung pada tanggal 15 hingga 21 Oktober 2025.

Keikutsertaan Lavinia dikonfirmasi melalui surat undangan resmi dari With Your Culture (RWYC) Japan, yang memilihnya sebagai salah satu dari delapan Duta Budaya (Youth Cultural Ambassadors) Indonesia. Program ini bertujuan membangun dialog antarbudaya dan mempromosikan perdamaian di kalangan pemuda.

Menjelang keberangkatannya, Lavinia berkesempatan berpamitan pada Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta, Ahmad Ulin Nur Hafsun. Dalam pertemuan tersebut, Kepala Kemenag menyampaikan pesan dan nasihat penting “Jaga kondisi kesehatanmu selama di Jepang. Pastikan kamu mengonsumsi makanan yang bergizi agar stamina tetap prima saat mengikuti semua rangkaian acara,” pesan Kankemenag kepada Lavinia, sambil memberikan motivasi agar Lavinia tampil maksimal dan menjadi duta terbaik bagi Indonesia.

Dalam misi ini, Lavinia mengemban tugas khusus untuk memperkenalkan kekayaan busana tradisional Jawa Tengah. Secara spesifik, ia akan mempresentasikan keindahan Kebaya Kutu Baru, Selendang Jumputan, dan Jarik Batik Parang kepada masyarakat Jepang. Lavinia mengungkapkan bahwa ia memilih Batik Parang karena mengandung filosofi mendalam. “Saya sangat menyukai Kebaya Kutu Baru, selendang jumputan dan Batik Parang. Motif Parang melambangkan ombak yang tidak pernah putus, yaitu semangat dan perjuangan yang berkelanjutan,” jelasnya. Melalui sesi Pameran Mini RWYC bertajuk “The Wind from Indonesia,” Lavinia berharap nilai-nilai filosofis ini dapat tersampaikan kepada publik internasional.

Sementara itu, Kepala MTsN Surakarta , Nurul Qomariyah menyatakan kebanggaannya atas pencapaian Lavinia. Beliau menegaskan bahwa keberangkatan Lavinia Sita Bhirowo ke Jepang merupakan bukti nyata keberhasilan sekolah dalam mewujudkan tagline madrasah “Maju, Bermutu, dan Mendunia. Ini adalah bukti konkret bahwa MTsN Surakarta 1 telah mewujudkan tagline Madrasah Maju, Bermutu, dan Mendunia. Kami bangga salah satu siswa kami menjadi Duta Budaya yang membawa nama madrasah dan Indonesia ke kancah internasional,” ujar Kepala MTsN Surakarta 1.

Lavinia bersama delegasi lainnya dijadwalkan akan terlibat dalam berbagai kegiatan di Jepang, termasuk Partisipasi dalam Pameran Seni Amakusa, Lokakarya Budaya, Pertemuan dengan Walikota Amakusa, hingga Pertukaran Budaya Haiku vs Pantun. Kehadirannya diharapkan dapat memperkuat citra budaya Indonesia di mata dunia. (Diana)

Cegah Anemia, MTsN 1 Surakarta Ajak Siswa Rutin Minum Tablet Tambah Darah

0

Surakarta – Untuk menjaga kesehatan siswi madrasah, MTsN Surakarta 1 menggelar aksi minum Tablet Tambah Darah (TTD) dan menerima _snack_ pendamping Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) tahap 2 pada Jumat (3/10/2025). Kegiatan ini berlangsung di halaman madrasah diikuti oleh 567 siswi penuh semangat dan kebersamaan.

Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga kesehatan remaja putri. Pemberian TTD kali ini juga disertai dengan pembagian _snack_ pendamping agar para siswi lebih antusias dalam mengikuti kegiatan minum TTD tahap 2.

Tablet Tambah Darah sendiri memiliki banyak manfaat, di antaranya mencegah anemia, menunjang tumbuh kembang, menjaga daya tahan tubuh, serta mempersiapkan kehamilan sehat di masa depan. Hal ini sangat penting karena remaja putri rentan kehilangan zat besi akibat menstruasi serta masa pertumbuhan yang pesat.

Kepala Madrasah, Nurul Qomariyah, dalam sambutannya menyampaikan, “TTD ini untuk masa depan anak-anak yang maksimal, karena dengan Tablet Tambah darah membuat tubuh kita menjadi tumbuh sehat dan bugar agar bisa menjalani aktivitas belajar dengan baik”, tutur beliau.

Suasana kegiatan ini tampak meriah. Para siswi mengikuti aksi minum TTD bersama dengan antusias dan penuh semangat.

Melalui kegiatan ini diharapkan kesadaran akan pentingnya gizi, khususnya untuk kesehatan reproduksi remaja, semakin meningkat di kalangan siswi.

Empat Siswa MTsN Surakarta 1 Melaju ke OMI Provinsi

0

Empat siswa MTsN Surakarta 1 berhasil lolos dalam ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Bidang Sains tingkat Kota. Olimpiade dimulai dari seleksi tingkat madrasah yang digelar pada 21 Agustus 2025, berlanjut ke tingkat kota pada 11 September 2025. Empat siswa tersebut yakni Malika Ardhya Garini Susilo (9S2) dan Agisya Aufara Junda (8S1) mapel IPA, Naura Maritza Setya (8 S2) mapel Matematika, serta Muhammad Fauzan (9S6) mapel IPS yang akan berjuang di tingkat provinsi pada 2 Oktober 2025. Tropi penghargaan tingkat kota diserahkan pada 29 September 2025 di kantor Kementrian Agama Kota Surakarta.

“Jangan pernah takut mencoba, karena setiap usaha pasti membawa pelajaran berharga”, ujar Malika, Peserta OMI. Keempat siswa tersebut menyatakan kesiapannya untuk memberikan dr usaha terbaik untuk mengharumkan nama madrasah di tingkat provinsi.

Apresiasi tinggi disampaikan oleh Kepala MTsN 1 Surakarta 1, Dra. Hj. Nurul Qomariyah, M.Pd. Beliau menyampaikan kebanggaannya atas prestasi yang diraih oleh para siswa. “Keberhasilan ini adalah bukti nyata dari kerja keras, dedikasi, dan semangat juang para siswa serta bimbingan dari para guru. Saya sangat bangga melihat mereka bisa bersaing di tingkat kota dan melaju ke provinsi. Ini adalah capaian luar biasa yang patut kita apresiasi,” ujarnya. Beliau juga menegaskan bahwa madrasah akan terus memberikan dukungan penuh agar para siswa dapat meraih hasil terbaik di tahap selanjutnya.

Nurul Qomariyah juga menyampaikan harapannya agar prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa MTsN Surakarta 1 lainnya untuk terus berprestasi. “Semoga kesuksesan Malika, Agisya, Naura, dan Fauzan menjadi inspirasi bagi teman-teman mereka. Teruslah belajar, berani mencoba, dan pantang menyerah. Kami berharap mereka bisa mengharumkan nama madrasah di tingkat provinsi, bahkan hingga tingkat nasional,” tambahnya. Dengan doa dan dukungan dari seluruh keluarga besar madrasah, keempat siswa ini diharapkan dapat memberikan penampilan terbaik dan kembali membawa kabar gembira.

Jalin Sinergi dengan Korem, MTsN Surakarta 1 Sukses Gelar LDK Membentuk Karakter Unggul Siswa

0

MTsN Surakarta 1 menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) pada hari Sabtu-Minggu (27-28/09/2025) Bertempat di Korem 074/Warastratama, kegiatan ini diikuti oleh 135 peserta dari lima organisasi, yaitu OSIM, Paskidraska, Dewan Penggalang, Jurnalis, PMR, dan LDK merupakan pelatihan rutin tahunan bagi anggota baru organisasi, yang didampingi oleh instruktur. Pelatihan ini tidak hanya berisi materi, tetapi juga latihan fisik seperti Peraturan Baris Berbaris (PBB).

Kegiatan diawali dengan upacara pembukaan yang dilaksanakan di lapangan utama Korem 074/Warastratama dan dipimpin oleh Let Inf Wahyono. Dalam kesempatan yang sama Kamad MTsN Surakarta 1, Nurul Qomariyah menyampaikan sambutan untuk memberi semangat kepada para peserta. Dalam sambutannya beliau menekankan pentingnya karakter seorang pemimpin.

“Menjaga ibadah, menjaga kebersihan, saling bersahabat, saling membantu, dan tidak egois adalah ciri-ciri pemimpin bangsa,” ujar beliau. Setelah upacara pembukaan selesai, peserta diarahkan untuk ke aula untuk mengikuti materi Bela Negara. Dalam materi tersebut peserta diajarkan untuk cinta tanah air dan mengobarkan semangat juangnya dalam menjadi siswa. Kegiatan berikutnya Salat Asar berjamaah di Masjid Korem Warastratama. Pukul 15.15-16.45 WIB, peserta menerima materi PBB dengan tujuan untuk meningkatkan kedisiplinan dan jiwa kepemimpinan yang dipandu oleh Pelda Endi Sulistiyanto, Serma Imam Jliteng, Prabowo, dan Serka Sarjito. Semua peserta diklat mengikuti kegiatan dengan antusias meski terlihat kelelahan. ” Tetap semangat mengikuti semua materi, meski panas dan lelah. Tapi kegiatan ini dapat membuat kami lebih disiplin, bertanggung jawab dan percaya diri”,tutur Naurah, Peserta LDK. Materi terakhir di hari pertama adalah Bela Negara yang disampaikan Serma Sedyoko dan ditutup dengan apel malam dilanjutkan istirahat.

Hari kedua, Minggu (28/09/2025), diawali dengan olahraga di halaman yang dipandu oleh Serka Sarjito dilanjutkan sarapan bersama dengan tertib. Sekitar pukul 08.30-10.00 masing-masing organisasi diminta untuk menampilkan yel-yel. _Outbond_ di lapangan utama Korem menjadi agenda terakhir di hari kedua sebelum upacara penutupan. _Outbond_ ini dipandu oleh Pelda Endi Sulistiyanto, Serma Sedyoko, Serma Imam Jliteng Prabowo, dan Serka Sarjito.

Di penghujung acara, upacara penutupan berlangsung dengan khidmat, menandai berakhirnya kegiatan LDK. Let Inf Wahyono menyampaikan evaluasi , apresiasi, dan pesan pada peserta LDK. “Kalian semua adalah anak-anak hebat yang telah mengikuti seluruh rangkaian LDK dengan semangat dan gigih. Terus semangat, tetap disiplin, jaga adab di manapun kalian berada. Semoga kalian menjadi anak- anak yang sukses, hebat, dan sholih sholihah”, pesan Wahyono.

“Smiling Voice” Hingga Liputan Lapangan, Diklat Jurnalistik MTsN Surakarta 1 Cetak Reporter Andal

0

MTsN Surakarta 1 menyelenggarakan Diklat Jurnalistik pada Jumat–Sabtu, (19–20/09/25), bertempat di Ruang Digital. Kegiatan ini diikuti oleh anggota jurnalistik senior, anggota baru yang telah dinyatakan lolos seleksi, serta peserta magang. Tujuan dari diklat ini adalah membekali peserta dengan keterampilan menulis artikel dan melatih kemampuan public speaking yang menjadi dasar penting bagi seorang reporter saat meliput berita.

Hari pertama dimulai dengan registrasi peserta pada pukul 07.00. Selanjutnya, acara resmi dibuka pukul 07.30 oleh panitia dan diawali sambutan dari Edi Hartanto, Waka Kesiswaan. Suasana semakin hidup ketika materi pertama mengenai public speaking disampaikan oleh Iriana Indrawati. Ia menekankan pentingnya berbicara dengan suara yang ramah dan penuh senyum. “Berbicara menggunakan smiling voice membuat narasumber yang diwawancarai menjadi senang, percaya, dan tertarik,” ujar Iriana. Peserta tampak antusias, beberapa ada yang mencoba mempraktikkan respon dari berbicara dengan smilling voice.

Setelah istirahat, peserta kembali ke ruangan untuk mengikuti materi kedua tentang penulisan artikel. Materi ini dibawakan oleh Yeni Mulati, penulis nasional dengan nama pena Afifah Afra yang akrab disapa Bunda Afra. Ia menyampaikan bahwa seorang jurnalis tidak boleh menulis tanpa persiapan. “Sebelum menulis artikel, kita harus melakukan preparing, yaitu mempersiapkan tema, menentukan topik, dan apa saja yang akan ditulis pada artikel,” jelas Bunda Afra. Peserta serius menyimak, terutama ketika beliau memaparkan teknik menyusun kerangka tulisan dan mengembangkan paragraf artikel yang menarik bagi pembaca.

Pukul 15.00, panitia menutup hari pertama dengan pengumuman jalannya diklat keesokan hari. Hari pertama ini menjadi bekal penting sebelum peserta melanjutkan agenda pada hari kedua yang lebih menekankan praktik lapangan.

Pada Sabtu, (20/09/25), peserta melaksanakan praktik liputan langsung di Stadion Manahan, Solo. Kegiatan ini dibimbing oleh Duwi Saputro, Pembina Jurnalis dan dibagi ke dalam beberapa kelompok. Jurnalis bertugas mewawancarai instruktur maupun orang-orang yang sedang berolahraga, sementara fotografer memotret berbagai aktivitas, mulai dari lari, voli, basket, senam, hingga sepatu roda.

Setelah liputan selesai, peserta kembali ke sekolah pukul 10.00 untuk menulis berita berdasarkan hasil wawancara dengan narasumber. Hasil tulisan dikumpulkan melalui Google Drive, kemudian dikoreksi langsung oleh Duwi Saputro. Ia memberikan masukan mengenai isi berita, tanda baca, hingga pemilihan judul. Peserta dengan seksama memperhatikan setiap koreksi demi meningkatkan kualitas tulisan mereka.

Kegiatan berakhir pukul 14.45 dan ditutup oleh Kepala MTsN Surakarta 1, Nurul Qomariyah. Dalam penutupannya ia menyampaikan, “Saya harap dengan diadakannya diklat ini, anak-anak dari Jurnalistik Mutiara memiliki pengetahuan dan pemahaman yang lebih dibanding teman-teman lainnya, dan ilmu-ilmu yang disampaikan oleh narasumber pada diklat kali ini dapat menjadi bekal ilmu dan kemampuan di kemudian hari.”