SELAMAT DATANG DI SITUS RESMI MTSN 1 SURAKARTA - SITUS INI MERUPAKAN MEDIA INFORMASI DAN KOMUNIKASI ANTARA PESERTA DIDIK MAUPUN MASYARAKAT UNTUK MENGETAHUI INFORMASI DAN KEGIATAN-KEGIATAN LEBIH LANJUT YANG DILAKSANAKAN DI SATUAN PENDIDIKAN MTSN 1 SURAKARTA

Panen Prestasi, MTsN Surakarta 1 Terima Penyerahan 14 Piala Kejuaraan Periode Januari–Maret 2026

0

SURAKARTA – Halaman MTsN Surakarta 1 dipenuhi suasana penuh semangat dan sukacita pada Jumat (06/03/26). Seluruh siswa, guru, dan tendik berkumpul dalam seremoni penyerahan 14 piala kejuaraan yang berhasil diraih oleh siswa-siswi berprestasi selama periode Januari hingga Maret 2026.

Piala-piala tersebut berasal dari berbagai ajang perlombaan, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Penyerahan secara simbolis dari para juara kepada pihak madrasah ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras dan dedikasi siswa dalam mengharumkan nama sekolah di tingkat daerah maupun nasional.

Kepala MTsN Surakarta 1, Nurul Qomariyah, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pemenang dalam sambutannya di hadapan seluruh peserta didik. “Capaian 14 piala dalam kurun waktu tiga bulan ini adalah bukti nyata bahwa siswa-siswi kita memiliki daya saing yang luar biasa. Saya berharap prestasi ini tidak membuat kita berpuas diri, melainkan menjadi pemantik semangat bagi siswa lainnya untuk terus menggali bakat dan menorehkan tinta emas bagi madrasah di masa mendatang,” tegasnya.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang selebrasi, tetapi juga bertujuan untuk memotivasi seluruh peserta didik lainnya agar berani tampil dan berkompetisi. Dengan melihat keberhasilan rekan-rekan mereka, diharapkan para siswa terdorong untuk terus mengembangkan potensi diri. Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan tepuk tangan meriah dari seluruh warga madrasah sebagai bentuk dukungan moral bagi para pahlawan prestasi tersebut.

Peringati Nuzulul Qur’an,Siswa Asrama MTsN Surakarta 1 Gelar Kajian dan Buka Puasa Bersama  

0

SURAKARTA – Asrama Bait Al Hikmah MTsN Surakarta 1 menyelenggarakan kegiatan Kajian Nuzulul Quran untuk santrinya pada Kamis (05/03/26). Kegiatan yang dipusatkan di Aula Gedung 1 ini dimulai selepas pelaksanaan salat Asar berjamaah dengan dipandu oleh siswi madrasah selaku pembawa acara. Acara dibuka dengan sambutan serta pengarahan dari Kepala Madrasah, Nurul Qomariyah, didampingi oleh Joko Susilo, Sie Kesiswaan yang memberikan motivasi terkait penguatan karakter religius siswa selama bulan suci Ramadan.

Dalam kajian utama, panitia menghadirkan Ustaz Amin Rois, Lc., M.H., untuk menyampaikan tausiyah mengenai keutamaan peristiwa turunnya Aquran serta ragam amalan yang dapat dioptimalkan demi meraih keberkahan Ramadan. Para siswa tampak menyimak materi dengan penuh antusias hingga menjelang waktu berbuka puasa. Rangkaian kajian tersebut kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk syukur dan permohonan keberkahan bagi seluruh keluarga besar madrasah.

Suasana kebersamaan semakin kental saat adzan Maghrib berkumandang, di mana seluruh siswa, siswi, dan guru pendamping segera melaksanakan buka puasa bersama di lapangan utama yang telah disiapkan. Setelah menikmati hidangan takjil dan makan bersama di bawah pencahayaan lapangan yang terang, seluruh peserta melanjutkan agenda dengan salat Maghrib berjamaah di lokasi yang sama. Kebersamaan ini berlanjut hingga santap malam dan pelaksanaan salat Isya’ serta Tarawih berjamaah sebagai penutup rangkaian kegiatan ibadah malam.

Melalui kegiatan Kajian Nuzulul Quran ini, Kepala MTsN Surakarta 1 berharap dapat menumbuhkan kecintaan yang mendalam terhadap Alquran di kalangan peserta didik. Selain sebagai sarana edukasi spiritual, agenda ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan semangat beribadah serta mempererat tali silaturahmi antarwarga asrama di bulan Ramadan yang penuh berkah.

MTsN Surakarta 1 Gelar Kajian & Donasi Peduli Palestina 

0

Menanamkan nilai kemanusiaan dan mempererat ukhuwah islamiyah, MTsN Surakarta 1 menyelenggarakan kegiatan “Kajian Safari Dakwah Peduli Palestina” pada Rabu (04/03/2026). Bertempat di aula madrasah, acara ini dihadiri oleh seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan dengan penuh antusiasme.

​Kegiatan diawali dengan sambutan dari Bapak Arif Anshori (Perwakilan Kementerian Agama Kota Surakarta)yang berpesan agar rasa empati terhadap sesama menjadi bagian fundamental dari karakter setiap siswa. Puncak acara diisi dengan tausiyah mendalam dari Syaikh Dr. Fadhullah Hamzah Mohammad, M.A., ulama asal Palestina, yang memaparkan pentingnya menjaga persaudaraan muslim dunia.

​Tak hanya menyerap ilmu, para siswa juga aktif berinteraksi dalam sesi tanya jawab seputar sejarah Masjidil Aqsa dan keutamaan bulan Ramadan. Sebagai bentuk nyata kepedulian, keluarga besar MTsN Surakarta 1 berhasil mengumpulkan donasi sukarela sebesar Rp8.818.200 yang akan disalurkan untuk membantu saudara-saudara di Palestina.

​Semoga semangat syiar dan kepedulian ini terus bertumbuh, membawa keberkahan bagi madrasah, serta menjadi bukti nyata solidaritas kemanusiaan kita terhadap sesama.

Persaingan Ketat! 685 Calon Siswa Berebut Kursi Unggulan di SPMB MTsN Surakarta 1

0

Surakarta — Suasana antusiasme menyelimuti gedung MTsN Surakarta 1 pada Sabtu (28/2/2026). Sebanyak 685 calon peserta didik baru berkumpul untuk mengikuti Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Dengan kuota terbatas hanya 196 kursi, persaingan tahun ini terbilang cukup ketat namun tetap berjalan tertib dan kondusif.

​Proses seleksi hari ini difokuskan pada tiga program unggulan yang di madrasah ini:

​Program Sains Asrama,

​Program Sains Nonasrama dan

​Program Tahfidz Quran.

​Para peserta telah melewati tahapan pendaftaran yang dibuka sejak 18 Februari lalu, baik secara _offline_ maupun _online._ Pagi tadi, mereka diarahkan langsung oleh petugas dari OSIM dan PMR menuju ruang ujian di lantai 1 dan 2 untuk menempuh tes akademik yang meliputi mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, dan IPA.

​Tak hanya tes tertulis, bagi calon siswa Program Tahfidz, panitia juga menyelenggarakan tes bacaan Alquran. Sementara itu, untuk memastikan keselarasan visi antara sekolah dan keluarga, orang tua/wali murid dari Program Asrama mengikuti sesi wawancara khusus di Gedung 2 Asrama.

​Reputasi MTsN Surakarta 1 sebagai madrasah unggulan di Kota Solo menjadi magnet utama bagi para pendaftar. Lauta, salah satu peserta dari SD Muhammadiyah 1 Surakarta, mengaku mantap memilih madrasah ini karena prestasinya.

​”Madrasahnya unggulan, siswanya banyak yang berprestasi, dan sudah dikenal sebagai sekolah favorit di Kota Solo,” ungkapnya di saat pergantian tes.

​Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Bapak Edi Hartanto, berharap proses seleksi yang transparan dan lancar ini dapat menyaring bibit-bibit terbaik.

“Harapannya, peserta yang diterima nantinya bisa menjadi generasi penerus bangsa yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tapi juga berakhlak mulia dan mampu mengembangkan potensi dirinya secara maksimal di sini,” ujar beliau.

​Kegiatan ditutup dengan suasana yang aman dan lancar. Kini, para peserta tinggal menunggu hasil pengumuman untuk melihat siapa saja yang akan menjadi bagian dari keluarga besar MTsN Surakarta 1.

Ubah Laporan Ibadah Jadi Misi Kebaikan, MTsN 1 Surakarta Ajak Siswa Selami Makna Panca Cinta

0

Memasuki awal Ramadhan 1447 H, suasana berbeda menyelimuti keluarga besar MTs Negeri 1 Surakarta melalui program “Ramadhan Seru: Misi Kebaikan di Rumah” yang dilaksanakan pada 18 hingga 21 Februari 2026. Program Pembelajaran Mandiri di Lingkungan Keluarga (PMLK) ini berhasil mengubah kesan kaku laporan ibadah menjadi sebuah petualangan harian yang menyenangkan, di mana para siswa ditantang menyelesaikan berbagai misi seperti membantu ibu menyiapkan buka puasa hingga membersihkan area shalat bersama ayah. Dengan pendekatan _self-monitoring_ melalui _Google_ _Form_ yang ramah kuota, sebanyak 941 siswa dari kelas VII hingga IX diajak untuk tetap disiplin beribadah tanpa merasa terbebani oleh urusan administratif sekolah yang rumit.

Waka Kurikulum MTsN 1 Surakarta, Wahyu Febriyanto, menjelaskan bahwa inovasi ini bukan sekadar tugas tambahan, melainkan implementasi dari kebijakan pendidikan terbaru. “Program ini tentunya juga sejalan dengan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang saat ini diterapkan oleh Kementerian Agama. Melalui misi-misi kebaikan tersebut, siswa akan belajar mengenai makna Panca Cinta yaitu Cinta kepada Allah, Rasul, Ilmu, Sesama Manusia dan Lingkungan,” ungkapnya. Senada dengan hal tersebut, Kepala MTsN 1 Surakarta, Nurul Qomariyah, menegaskan bahwa landasan utama kegiatan ini adalah penguatan karakter dan internalisasi nilai-nilai agama yang dilakukan secara konsisten di rumah.

Keberhasilan program ini terlihat nyata dari statistik partisipasi yang mencapai angka fantastis, yakni 98,5 persen, sebuah pencapaian yang membuktikan tingginya antusiasme siswa dalam memanfaatkan teknologi untuk hal positif. Data menunjukkan bahwa tingkat ketaatan shalat lima waktu mencapai 99 persen, sementara 70 persen siswa menunjukkan peningkatan kemandirian dengan membantu pekerjaan rumah tangga tanpa instruksi berulang. Tak hanya soal angka, program ini juga melahirkan momen-momen humanis seperti dialog mendalam antara orang tua dan anak saat menunggu waktu berbuka yang terekam dalam dokumentasi sederhana para siswa.

Meskipun dilaksanakan secara digital, pihak madrasah tetap mengedepankan prinsip kemudahan bagi orang tua dengan kebijakan tanpa seragam dan penggunaan resolusi foto rendah guna menghemat data internet. Kendala teknis seperti kepadatan lalu lintas server pada jam-jam sibuk menjelang berbuka dapat teratasi dengan baik melalui sistem verifikasi _timestamp_ yang akurat. Sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi dan kejujuran siswa, hasil rekapitulasi jurnal ini nantinya akan dikonversi menjadi poin nilai sikap (KI-2) dalam Raport Tengah Semester, lengkap dengan pemberian penghargaan bagi siswa dengan jurnal paling inspiratif. Melalui pola pembelajaran mandiri yang menyatukan aspek spiritual, sosial, dan literasi digital ini, MTsN 1 Surakarta optimis dapat terus mencetak generasi yang bertaqwa sekaligus adaptif terhadap perkembangan zaman.

MTsN 1 Surakarta Masuk 10 Besar MTs Terbaik Nasional Berdasarkan Prestasi Puspresnas

0

Surakarta — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh MTsN 1 Surakarta. Berdasarkan data yang dirilis oleh akun _First Step_ _School,_ madrasah ini berhasil masuk dalam daftar Top 10 MTs Terbaik di Indonesia Berdasarkan Prestasi Puspresnas.

Dalam daftar tersebut, MTsN 1 Surakarta menempati peringkat ke-8 tingkat nasional dengan total 84 prestasi yang tercatat dalam ajang kompetisi yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas). Capaian ini menempatkan MTsN 1 Surakarta sejajar dengan madrasah-madrasah unggulan lainnya dari berbagai daerah di Indonesia.

Adapun posisi pertama ditempati oleh MTsN 32 Jakarta dengan 224 prestasi, disusul MTsN 1 Pati (204 prestasi) dan MTsN 39 Jakarta (192 prestasi). Keberhasilan MTsN 1 Surakarta masuk dalam jajaran 10 besar menunjukkan konsistensi madrasah dalam membina dan mengembangkan potensi peserta didik, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

Kepala MTsN 1 Surakarta, Nurul Qomariyah, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian tersebut. “Alhamdulillah, prestasi ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh warga madrasah. Kami bersyukur MTsN 1 Surakarta dapat masuk 10 besar nasional berdasarkan prestasi Puspresnas. Ini menjadi bukti bahwa siswa-siswi kami mampu bersaing di tingkat nasional,” tutur Nurul Qomariyah, Kepala MTsN Surakarta 1.

Beliau menambahkan bahwa capaian ini bukanlah akhir, melainkan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan pendampingan siswa. “Kami akan terus memperkuat program pembinaan prestasi, baik akademik maupun nonakademik, serta menanamkan karakter disiplin, kerja keras, dan semangat berkompetisi yang sehat kepada seluruh peserta didik,” tambahnya.

Prestasi ini menjadi bukti nyata kerja keras seluruh civitas akademika, mulai dari siswa, guru, hingga dukungan orang tua. Dengan raihan ini, MTsN 1 Surakarta semakin memperkuat posisinya sebagai madrasah unggulan yang mampu bersaing di tingkat nasional serta siap menorehkan prestasi yang lebih gemilang di masa mendatang.

Pantau Seleksi MAN IC, Dirjen Pendis Apresiasi Capaian Prestasi MTsN Surakarta 1

0

SURAKARTA — MTsN Surakarta 1 kembali dipercaya menjadi titik lokasi pelaksanaan _Computer Based Test (CBT)_ Seleksi Nasional Peserta Didik Baru (SNPDB) MAN Insan Cendekia, Sabtu (14/02/2026). Sebanyak 150 peserta yang telah lolos verifikasi berkas tampak antusias mengikuti ujian di bawah pengawalan ketat dan profesional.

​Momen ini terasa istimewa dengan kehadiran Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Suyitno, M.Ag. Beliau hadir untuk meninjau langsung proses seleksi sekaligus memberikan motivasi kepada para peserta.

“Kalian adalah calon pemimpin masa depan. MAN IC merupakan wadah untuk membentuk generasi yang unggul dalam IPTEK serta kokoh dalam IMTAK. Kerjakan ujian ini dengan jujur, karena karakter mulia adalah modal utama dalam membangun bangsa,” tegas Prof. Suyitno.

​Di sela peninjauan, Kepala MTsN Surakarta 1, Nurul Qomariyah, memaparkan laporan capaian madrasah yang terus meroket. Beliau menyampaikan bahwa prestasi siswa meningkat signifikan di tingkat regional, nasional, hingga internasional. Salah satu bukti nyata adalah kontribusi alumni di bidang olahraga, seperti pada ajang SEA Games (Sepeda Balap) dan PON (Panahan).

​Nurul Qomariyah juga menjelaskan bahwa lulusan MTsN Surakarta 1 secara rutin menempati kursi di berbagai sekolah unggulan. Selain MAN IC dan MAPK, alumni banyak tersebar di SMA Pradita Dirgantara, SMA Taruna Nusantara, SMA CT Arsa, SMA Kemala Bhayangkara, hingga Global Darussalam.

​”Kebanggaan kami tidak berhenti di tingkat menengah. Lulusan kami yang melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi telah diterima di PTN terbaik dalam negeri seperti ITB, UGM, ITS, dan UNS. Bahkan, banyak pula yang menembus universitas di luar negeri, mulai dari Australia, Kanada, Jerman, Turki, Mesir, hingga Yaman,” lapor Nurul Qomariyah kepada Dirjen Pendis.

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum sekaligus Panitia tes, Wahyu Febriyanto, berharap para peserta hari ini dapat meneruskan estafet prestasi tersebut. Ia memproyeksikan mereka sebagai bagian dari “Generasi Emas” 15 tahun ke depan yang berakhlak mulia dan berprestasi akademik.

​Melalui seleksi ini, Kementerian Agama RI terus berkomitmen menjaring talenta terbaik demi mewujudkan pendidikan madrasah yang maju, bermutu, dan mendunia.

SATUPOD Drawinska Resmi Mengudara sebagai “Corong” Kreativitas MTsN Surakarta 1

0

SURAKARTA – Ada yang baru dan segar dari MTsN Surakarta 1. Bukan sekadar renovasi gedung atau prestasi lomba matematika, kali ini madrasahnya para juara ini resmi meluncurkan SatuPod Drawinska, sebuah platform podcast yang siap menjadi wadah aspirasi dan kreativitas siswa di era digital.

Dalam peluncurannya yang penuh haru dan kebanggaan, Kepala Madrasah mengungkapkan bahwa kehadiran SatuPod adalah jawaban atas tantangan zaman. “Jujur, perasaan saya hari ini campuran antara bangga dan haru. Ini bukti bahwa madrasah kita tidak hanya fokus pada kitab dan buku, tapi juga melek teknologi,” ungkap Nurul Qomariyah, Kamad, dengan binar mata bahagia.

 

Filosofi di Balik Nama “SatuPod”.

Mungkin banyak yang bertanya, apa sih arti di balik nama unik ini? Ternyata, SatuPod Drawinska bukan sekadar singkatan dari Surakarta 1 Podcast. Satu melambangkan semangat _unity_ atau persatuan.

Pod merupakan identitas media podcast yang modern.

Drawinska merupakan singkatan dari Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Surakarta.

“Harapan saya, tempat ini menjadi wadah di mana satu suara bisa menginspirasi ribuan telinga,” tambah Nurul Qomariyah.

SatuPod bukan sekadar tren, tapi kebutuhan.

Selama ini, ide-ide kritis dan cerdas siswa seringkali hanya terdengar di balik dinding kelas. SatuPod hadir sebagai “corong” modern agar prestasi dan pemikiran hebat warga madrasah bisa melesat melampaui pagar sekolah. Di era digital, podcast dianggap sebagai “wajah” madrasah yang adaptif dan kekinian, menepis kesan bahwa institusi agama itu kaku.

Menariknya, SatuPod ini dirancang menjadi “ruang aman” bagi siswa yang selama ini punya bakat, tapi masih malu-malu kucing. Di sini, mereka akan dilatih mentalnya untuk berbicara di depan mikrofon dan belajar bahwa setiap suara itu berharga.

Namun, bukan hanya soal bicara. Ada misi penting yang dititipkan dalam SatuPod ini, yaitu :

* Integritas (Kebenaran): Konten harus bebas hoaks.

* Akhlakul Karimah: Tetap sopan dalam berpendapat.

* Literasi: Konten yang dihasilkan harus berbobot atau “berdaging”.

“Menjadi viral itu mudah, tapi menjadi bermanfaat itu yang utama,” pesan Kepala Madrasah kepada seluruh calon kreator muda Drawinska.

Kepada tim kreatif, beliau mengingatkan bahwa tantangan terberat bukanlah membangun, melainkan konsistensi. ” _Content is king, but consistency is_ _queen ,” ujarnya. Beliau mengajak seluruh siswa untuk tidak hanya menjadi penonton di dunia digital, tapi menjadi kreator yang menyebar manfaat.

Peluncuran ini ditutup dengan doa dan harapan agar SatuPod Drawinska menjadi wasilah (perantara) kebaikan bagi MTsN Surakarta 1. Dari ruangan studio yang mungil, diharapkan lahir ide-ide raksasa yang membawa perubahan positif.

Maju terus SatuPod Drawinska! Tetaplah menjadi suara yang menginspirasi.

Borong Piala di KSAM, Genza Olimpiad, dan Ajang LKBB, Siswa MTsN 1 Surakarta Buktikan Kualitas Diri

0

SURAKARTA – Semangat juara tengah menyelimuti keluarga besar MTs Negeri Surakarta 1. Dalam kurun waktu satu akhir pekan, para siswa madrasah ini berhasil menorehkan prestasi gemilang di dua ajang bergengsi sekaligus, baik di bidang akademik tingkat nasional maupun nonakademik tingkat regional.



​Pada Sabtu (07/02/2026), delegasi MTsN Surakarta 1 berhasil membawa pulang sejumlah trofi dari Kompetisi Sains dan Agama yang digelar di MTsN 2 Sukoharjo.
Persaingan ketat di tidak menyurutkan mental para siswa. Berikut adalah daftar para juara kita:
​Khanza Quin Al Zafira (9S1): Juara 1 Sejarah Kebudayaan Islam
M. Nur Fauzan (9 TQ): Juara Harapan 1 Akidah Akhlak
​Diera Valeska Prasetyanto (9S3): Juara Harapan 2 Sejarah Kebudayaan Islam.
​Diera Valeska, salah satu peraih juara, memberikan pesan menyentuh bagi rekan-rekannya. ” _Stay hungry, stay_ _foolish._ Selalu haus akan ilmu dan jangan takut terlihat ‘bodoh’ demi mempelajari hal baru,” ungkapnya dengan penuh syukur. Sementara itu, Khanza Quin mengaku bahwa banyaknya pesaing justru menjadi bahan bakar semangatnya untuk membuktikan kemampuan terbaiknya. Tak kalah dengan rekannya yang berlaga di KSAM, Isnain Khoirul Azzam (9S1) bethasil meraih juara 2 Matematika Tingkat Nasional di ajang Genza Olimpiad yang diselenggarakan du
Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta. Persaingan ketat di level nasional tidak menyurutkan mental Azam setelah melalui 3 tahapan dari babak penyisihan, semi final dan final.

​Tak berhenti di bidang akademik, keesokan harinya, Minggu (08/02/2026), giliran Tim Paskibra MTsN 1 Surakarta yang beraksi. Tampil di ajang LKBB Malaka yang diselenggarakan di SMA Negeri 1 Polanharjo, tim yang akrab disapa Paskidraska ini memborong delapan penghargaan sekaligus:
​Juara 2 Mula
​Juara 2 Best Pasukan
​Juara 2 Best Sosial Media
​Juara 3 Best Pasukan by Instagram
​Juara 3 Pasukan Terpopuler
​Juara 2 Kostum Terpopuler
​Juara 3 Danton Terhits
​Juara 3 Pasukan Hits
​Keberhasilan ini tak lepas dari gemblengan intensif para pembina. Kak Iqbal, salah satu pembina Paskibra, menekankan pentingnya kekompakan. “Semoga Paskidraska ke depannya meraih lebih banyak prestasi, tetap solid, dan tidak terpecah belah,” harapnya.
​Buah dari Kedisiplinan
​Pihak sekolah dan guru pembimbing memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian ini. Prestasi ini bukan sekadar keberuntungan, melainkan hasil dari latihan rutin, bimbingan intensif, serta ketekunan siswa dalam menghadapi tantangan selama masa persiapan.

​Kepala MTsN Surakarta 1 berharap seluruh capaian
prestasi ini dapat memacu semangat seluruh warga madrasah untuk terus berani mencoba dan mengembangkan bakat mereka di bidang apa pun. “Semoga raihan prestasi ini menjadi semangat bagi seluruh siswa untuk terus dan terus berprestasi,”harap Nurul Qomariyah, Kamad.

Sambut Ramadhan, MTsN Surakarta 1 Bekali Siswa dengan Penguatan Akhlak Mulia

0

Keluarga besar MTsN Surakarta 1 menyelenggarakan Pengajian Tarhib Ramadhan pada Selasa (10/02/26) bertempat di Aula Gedung 1 yang diikuti oleh seluruh siswa dengan penuh khidmat. Kegiatan yang mengusung tema “Ramadhan: Madrasah Ruhani untuk Membentuk Akhlak Mulia” ini bertujuan untuk menyiapkan kondisi spiritual siswa agar mampu menyambut bulan suci dengan hati yang bersih, peningkatan semangat ibadah, serta implementasi perilaku yang terpuji dalam kehidupan sehari-hari.

 

​Dalam tausiyahnya, Ustaz Srisetiyo menekankan bahwa terdapat tiga golongan manusia yang dirindukan oleh surga, yakni mereka yang istiqamah membaca Alquran, mereka yang mampu menjaga lisan dari ucapan yang tidak bermanfaat, serta orang-orang yang senantiasa gemar bersedekah. Pesan mendalam ini memicu antusiasme besar di kalangan siswa, seperti yang diungkapkan oleh Jibril siswa kelas 8S5 mengaku tergerak untuk lebih menjaga tutur kata dan kesabaran selama berinteraksi di sekolah. Senada dengan hal tersebut, Najma kelas 9S2, juga merasa termotivasi untuk menyusun target khatam Alquran. “Bismillah semoga Ramadhan tahun ini bisa _one_ _day,_ _one_ juz”,tutur Najma.

 

​Kepala MTsN Surakarta 1, Nurul Qomariyah memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai langkah awal transformasi karakter siswa di lingkungan madrasah. Beliau menegaskan bahwa momentum Ramadhan harus menjadi sarana bagi siswa untuk melatih diri menjadi pribadi yang lebih baik. “Kami berharap melalui kegiatan tarhib ini, para siswa tidak hanya siap secara fisik, tetapi benar-benar menjadikan Ramadhan sebagai momentum perubahan perilaku yang nyata, sehingga mereka tumbuh menjadi pribadi yang lebih disiplin, jujur, dan memiliki empati sosial yang tinggi sesuai dengan nilai-nilai akhlakul karimah,” tegas Nurul Qomariyah saat memberikan sambutan.

​Melalui pembekalan spiritual yang kuat ini, diharapkan seluruh warga MTsN Surakarta 1 dapat menjalani ibadah Ramadhan dengan lebih berkualitas. Semoga semangat ibadah dan perilaku mulia yang ditempa selama bulan suci tidak hanya berhenti saat Lebaran tiba, melainkan terus melekat dan menjadi identitas utama para siswa dalam kehidupan bermasyarakat tambah Nurul Qomariyah