SatuPod MTsN Surakarta 1 Gandeng Kakanmenag: Sinergi Mewujudkan Pendidikan Bermutu

0
23

SURAKARTA – Menyambut Hari Pendidikan Nasional, MTsN 1 Surakarta menggelar ruang inspirasi melalui Podcast SatuPod pada Kamis (30/04/2026). Diskusi yang berlangsung hangat di ruang podcast madrasah ini mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”. Dipandu oleh Diera Valeska, acara ini menghadirkan narasumber utama Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta, Ahmad Ulin Nurhafsun, didampingi Kepala MTsN 1 Surakarta, Nurul Qomariyah. Turut hadir dua siswi berprestasi, Syifa Azzahra yang merupakan salah satu dari sepuluh siswa yang diterima di SMA Taruna Nusantara, serta Malika Ardhya yang berhasil menembus MAN IC Serpong.

​Dalam sesi diskusi, Ahmad Ulin Nurhafsun memaparkan bahwa kemajuan pendidikan bukan hanya bertumpu pada pembelajaran di kelas. “Pendidikan yang maju adalah hasil kolaborasi antara pemerintah, madrasah, dunia usaha, masyarakat, serta peran siswa itu sendiri sebagai subjek utama,” jelasnya. Beliau menegaskan bahwa siswa memegang kendali penuh atas keberhasilan masa depannya, asalkan kelima komponen tersebut bersinergi mendukung program unggulan madrasah dan lingkungan belajar yang positif.

​Sejalan dengan hal tersebut, Nurul Qomariyah menekankan komitmen madrasah dalam mendampingi minat dan bakat siswa melalui program khusus. “Pendidikan tidak sekadar pembekalan akademik, tetapi juga penanaman kedisiplinan dan pembentukan akhlak mulia agar lulusan kami memiliki karakter kuat menghadapi tantangan zaman,” tegas Nurul. Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan siswa dalam menembus sekolah-sekolah unggulan tingkat nasional.

​Inspirasi nyata juga datang dari para siswa berprestasi. Syifa Azzahra mengungkapkan bahwa kunci suksesnya bukan sekadar belajar tanpa henti. “Kesuksesan adalah soal konsistensi, berani mencoba, dan kemampuan mengatur waktu dengan baik,” ungkap Syifa. Senada dengan itu, Malika Ardhya menambahkan bahwa jadwal olimpiade yang padat justru membentuk mentalitasnya. “Walau terasa berat, hal ini melatih saya untuk lebih disiplin dan terus berjuang dengan usaha serta doa,” tuturnya.

​Sebagai penutup, Nurul Qomariyah mengajak seluruh warga madrasah untuk menjaga semangat pengabdian. “Mari kita berjuang bersama dengan penuh keikhlasan. Insya Allah, kita dapat melahirkan generasi hebat, yakni calon pemimpin bangsa yang berakhlak mulia dan berilmu,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini