header-int

Guru Induksi Optimalkan IT dalam Pembelajaran

Selasa, 18 Agu 2020, 09:30:56 WIB - 14 View
Share
Guru Induksi Optimalkan IT dalam Pembelajaran

 Surakarta- Program Induksi Guru Pemula (PIGP) merupakan kegiatan orientasi pelatihan di tempat kerja untuk melakukan praktek pemecahan permasalahan dalam proses pembelajaran bagi guru pemula pada madrasah di tempat tugasnya. Peserta Program Induksi salah satunya guru pemula berstatus CPNS yang ditugaskan di madrasah yang diselenggarakan oleh pemerintah. Sebanyak enam CPNS MTsN Surakarta 1 mengikuti Penilaian Program Induksi Guru Pemula. Keenam CPNS tersebut adalah Era Otaviana, S.Pd, Sofariyatun, S.Pd., Danang Ari Prabowo, S.Pd., Emi Widoretno, S.Pd., Ahmad Salam Wahid Faizin, S.Kom., Nur Laely Izzawati, S.Pd di ruang multi media MTsN Surakarta 1, Kamis 13 Agustus 2020.

 Penilaian yang dilakukan ada dua yaitu penilaian keagamaan dan penilaian pedogogi. Penilaian keagamaan meliputi baca tulis Alquran dan moderasi beragama. Penilaian kompetensi pedagogik antara lain pembuatan administrasi pembelajaran hingga proses belajar mengajar. “Secara umum penilaian  untuk bidang keagamaan sudah bagus, hanya kurang maksimal. Rencananya akan diadakan bimbingan lanjutan,” tutur Rasdiyana, pembimbing Guru Induksi bidang keagamaan. “Tetap semangat, tidak usah grogi, dan tegang. Untuk micro teachinghari ini, alhamdulillah menurut saya sudah bagus semua. Alangkah lebih baiknya interaksi dengan siswa lebih banyak lagi, agar kelasnya lebih hidup,” ujar Sri Innayati.

Penilaian dilakukan oleh guru pembimbing, kepala sekolah, dan pengawas madrasah.Penilaian Program Induksi Guru Pemula merupakan suatu langkah tepat yang diadakan Kemenag RI untuk mencetak guru madrasah  yang profesional sesuai dengan Gerakan Pemberdayan Komunitas Guru Madrasah (Garda Kagum). Garda Kagum merupakan upaya Kementerian Agama untuk mendorong guru dan tenaga kependidikan madrasah dalam meningkatkan profesionalitas berbasis komunitas. “Guru madrasah harus profesional baik dalam penguasaan materi, penguasaan IT dan mampu mencetak karakter siswa yang islami,” papar Sri Hartati, M.Pd, Pengawas Madrasah.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai guru pemula agar kami dapat meningkatkan kemampuan kami sebagai guru madrasah yang profesional dan berkualitas.Semoga kami juga dapat menjadi guru yang selalu menerapkan habluminallah dan habluminannas pada saat kami mengajar,” harap Era Oktaviana, Guru Induksi. “Kegiatan hari ini sangat bermanfaat. Masukan dari guru pembimbing, kepala madrasah dan pengawas berguna untuk peningkatan keprofesionalanguru induksi di madrasah. Kami sebagai guru induksi diharapkan dapat menguasai kelas dengan baik dan sebisa mungkin memasukkan KI1 dalam setiap pembelajaran,”jelas Danang Ari Prabowo, Guru Induksi.

Setiap guru induksi diberi waktu 15 menit untuk penilaian micro teaching. Keenam guru Induksi mempersiapkan penilaian ini sebaik mungkin. Materi yang disajikan pun dikemas dengan metode dan media pembelajaran yang menarik.”Pada dasarnya cara mengajar mereka sudah baik dan punya semangat mengajar yang luar biasa, kalaupun ada kekurangan itu wajar karena masih pemula,”papar Mihati, Pembimbing Guru Induksi. “Program Induksi ini senantiasa dipantau dan dieavaluasiagar dapat diperbaiki.Pemantauan dan evaluasi sebagai salah satu bagian proses penjaminan mutu pendidikan. Semoga Guru Induksi di lingkungan MTsN Surakarta 1 dapat meningkatkan mutu pendidikan di madrasah ini dan menjadikan MTsN Surakarta 1 semakin hebat dan bermartabat, “harap Kirno Suwanto. (Diana/Duwi)

Alamat

Alamat : Jl. MT. Haryono No.24D Surakarta

Telp./Fax

(0271)713479

PPDB

PPDB