Surakarta- MTsN 1 Surakarta—Pemilihan Umum Ketua OSIS dan bazaar merupakan salah satu event terbesar OSIS Madrasah Tsanawiyah Negeri Surakarta 1. Tahun ini, Pemilu Raya OSIS, begitulah acara tersebut dipanggil, digelar pada Kamis (8/8/19).  Tak hanya sebatas pemilihan calon ketua OSIS masa bakti 2019-2020, acara tersebut juga diwarnai dengan berbagai tampilan siswa serta bazaar dari tiap kelas.

            Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, pemilihan ketua OSIS tahun ini berbasis IT. Dengan sistem tersebut, siswa-siswi madrasah memilih kandidatnya melalui beberapa PC yang sudah terhubung ke server milik sekolah sehingga hasil suara dapat diketahui dengan cepat dan akurat. “Dengan basis IT, kami jadi lebih terbantu. Jika ada yang tidak memilih, akan terdeteksi. Perhitungan juga lebih cepat dan akurat,” jelas Nabiel selaku Ketua OSIS masa bakti 2018-2019.

            Sebagaimana yang diceritakan Nabiel saat diwawancarai tim Majalah Mutiara, acara Pemilu Raya OSIS sudah dipersiapkan sejak dua setengah bulan sebelum hari H. Dirinya juga menerangkan, bahwa pengurus OSIS terpaksa meninggalkan jam pelajaran selama menyiapkan acara tersebut. Oleh karenanya, tak sedikit guru yang menegur mereka.

            “Acara ini melatih siswa untuk menyalurkan aspirasi. Selain itu, dari sini kita juga dapat belajar bahwa di dunia, tak ada yang abadi.  Kita ambil contoh dari sini, kedudukan ketua OSIS, setahun sekali pasti akan bergilir. Tidak hanya itu-itu saja yang jadi Ketua OSIS,” tutur Kirno Suwanto, Kepala Madrasah Tsanawiyah 1 dalam pidatonya saat pembukaan acara.

            Menurut beberapa guru, acara kali ini tertata dengan baik. Baik itu secara tata letak, maupun tampilan siswa. Para guru juga berharap bahwa siapa pun Ketua OSIS-nya yang terpilih, dia dapat menjadi contoh bagi para teman-temannya.

            Saat diwawancarai Tim Majalah Mutiara, beberapa siswa juga mengaku sangat antusias mengikuti acara ini. Berbagai penampilan dan calon Ketua OSIS yang merupakan teman sendiri menjadi penyebab utama antusiasme tersebut. “Aku seneng banget soalnya dua temen deketku jadi kandidat. Di luar itu, penampilan-penampilan dari siswa sama bazaar bener-bener asik dan keren,” tutur Aban dan Rafi, yang merupakan siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri Surakarta 1.

            Bazaar yang dijadikan penyemarak acara ini juga disambut dengan semangat luar biasa dari para siswa. Mereka bercerita bagaimana antusiasnya mereka menyiapkan stand mereka. “Asik banget sih ini bazaar-nya. Bikin kelas lebih kompak. Selain itu, jiwa usaha dan kerja sama tim bener-bener kita dapet dari buka stand ini,” terang Novia, salah satu siswi yang membuka stand bersama teman kelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here