Surakarta- MTsN Surakarta 1 borong piala Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat Kota Surakarta tahun 2019 yang digelar pada Sabtu (20/7/19) di MTsN Surakarta 1. Ada 3 cabang lomba tingkat MTs yaitu Matematika Terintegrasi, IPA Terintegrasi, dan IPS Terintegrasi. Tiga cabang lomba tersebut mengambil 3 pemenang di setiap cabangnya yaitu juara 1,2, dan 3, total ada 9 pemenang di tingkat MTs. MTsN 1 Surakarta berhasil memborong 6 piala dalam KSM tingkat kota tahun 2019. Perolehan piala tersebut yaitu: 3 daricabang lomba Matematika Terintegrasi, juara 1 (Anindita/9PK3), juara 2 (Rifaldo/ 8PK1), juara 3 (Ilham Ghozali/ 8PK4), 2dari cabang lomba IPA Terintegrasi, juara 1 (Amalia Khusna/ 9TQ), juara 3 (Saffanah/ 9PK2), dan 1piala dari IPS Terintegrasi, juara 1 (Naila Jihan/ 8PK1).“Perjuangan anak-anak ini belum berakhir. Mereka masih harus mempersiapkan diri lagi untuk maju KSM tingkat provinsi di Kebumen tanggal 14-15 Agustus 2019,“paparUlismanto, Pembimbing KSM IPA.

                “Alhamdulillah, terima kasih bapak ibu guru dan pembimbing atas bimbingan dan doanya sehingga siswa kita menang dan maju tingkat provinsi,“ tutur Kirno Suwanto, Kepala MTsN 1. Capaian prestasi anak-anak dalam KSM tingkat kota ini bukan hanya hasil jerih payah mereka sematamelainkan juga berkat bimbingan dan doa seluruh civitasakademikaMTsN 1 Surakarta. “Anak-anak hebat, perjuangan mereka luar biasa. Di saat teman-teman mereka libur, mereka tetap masuk untuk mendapat bimbingan dari bapak ibu guru. Tidak hanya anak-anak saja yang hebat, kami juga bangga memiliki bapak ibu guru yang hebat. Di saat liburan, beliau tetap masuk untuk memberikan bimbingan pada anak-anak peserta KSM,“ papar Durrotun Nasikhah, Sie Prestasi.

                “Gimana ya, Bu, tapi insyaa Allah saya berusaha semaksimal mungkin. Semoga apa yang saya kerjakan mendapat hasil yang terbaik,” tutur Anindita, Juara 1 Matematika Terintegrasi sesaat setelah keluar dari ruang lomba. “Akusenengbanget ikut KSM ini, bisa nambah wawasan juga bisa ngukur kemampuanku. Aku juga bisa banggain orang tuaku, “ ujar Aisyah, Peserta KSM Mapel IPA MTsN 2 Surakarta. “ Aku juga seneng banget ikut KSM, bisa nambah wawasan dan ternyata di MTsN 1 bisa lihat parade ekskul. Semuanya bagus-bagus dan menarik. Menunggu pengumuman jadi tidak bosan, “tutur Daffa, Peserta KSM

                KSM tingkat kota tahun 2019 tahun ini bertempat di MTsN 1 Surakarta. Total ada 197 peserta tingkat MI, MTs, dan MA, baik negeri maupun swasta se-Surakarta. Untuk MI ada 2 cabang lomba, Matematika Terintegrasi dan IPA Terintegrasi. Untuk MTs, ada 3 cabang lomba yaitu Matematika, IPA, dan IPS Terintegrasi. Untuk MA ada 6 cabang lomba yaitu Matematika, Fisika, Biologi, Kimia, Ekonomi, dan Geografi. Registrasi peserta dimulai pukul 06.30 sampai dengan 07.30 dilanjutkan upacara pembukaan sampai pukul 08.30. KSM tingkat Kota Surakarta dibuka oleh Plt. Kasi Pendidikan Madrasah, Drs. Zarkasi, M.PdI. Lomba dilaksanakan selama 2 jam yang berakhir pada pukul 10.30. Panitia membutuhkan waktu 2 jam untuk mengoreksi pekerjaan peserta KSM. Seluruh peserta KSM dihimbau untuk tidak meninggalkan MTsN 1 Surakarta karena  apabila ada nilai yang sama maka peserta akan bertanding kembali. Selain itu, hasil lomba akan diumumkan pada pukul 13.00.

                Panitia KSM dari MTsN 1 Surakarta telah mempersiapkan berbagai acara untuk mengatasi kejenuhan dan kepenatan peserta dan pendamping lomba dalam menunggu waktu koreksi. Panitia telah menyiapkan parade ekskul yang ditampilkan di halaman gedung 1. Beberapa lagu religi dan pop dipersembahkan oleh Intan (8FD3) dan Berlian (8FD1). Pasukan Pengibar Bendera MTsN 1 Surakarta (Paskidraska) juga turut menampilkan perform terbaiknya. Tak ketinggalan dua tarian dipersembahkan oleh Tim Pramuka MTsN 1 Surakarta (Pramatsa). Tiga orang siswa kelas 7FD1 ikut menghangatkan suasana dengan dancenya. “Anak-anak MTsN 1 hebat-hebat. Tidak hanya hebat di bidang akademik, di bidang seni pun mereka luar biasa,“ ujarRini, Pendamping KSM.

                KSM ditutup pukul, 14.30 mundur setengah jam dari rencana semula. Meskipun begitu, peserta dan pendamping tetap setia menunggu pengumuman kejuaran dan penutupan. Penyerahan piala kejuaran dilakukan oleh Kepala Kementerian Agama Kota Surakarta, Musta’in Ahmad. Beliau berpesan agar seluruh peserta lombatetap menjaga kekerabatan usai kompetisi karenadalam kompetisi menang dan kalah adalah hal yang wajar.(Diana/Kristanti).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here